Foto: Gubernur Koster hadiri acara nonton bareng (nobar) bertajuk “Bola Gembira” di kawasan Peninsula, ITDC Nusa Dua pada Minggu (12/7).
Badung, KabarBaliSatu
Atmosfer sepak bola dunia menyelimuti kawasan Peninsula, ITDC Nusa Dua pada Minggu (12/7). Gubernur Bali, Wayan Koster, berbaur bersama ratusan warga dan wisatawan dalam acara nonton bareng (nobar) bertajuk “Bola Gembira” untuk menyaksikan laga sengit perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss.
Kegiatan yang diprakarsai oleh Kantor Berita Antara Biro Bali ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya. Layar lebar yang membentang di tepi pantai sukses menyedot perhatian publik yang antusias menyaksikan jalannya pertandingan kelas dunia tersebut.
Sejak peluit pertama ditiup, Wayan Koster secara terbuka mengaku menjagokan Argentina. Prediksi orang nomor satu di Bali ini terbukti jitu setelah Tim Tango menyudahi perlawanan ketat Swiss dengan skor akhir 3-1 melalui babak perpanjangan waktu.
“Sesuai yang saya hitung, 2-1 atau 3-1. Ternyata 3-1 untuk Argentina. Bagus sekali,” ujar Koster usai pertandingan dengan nada puas.
Meski bersorak untuk kemenangan Argentina malam itu, Koster memiliki pandangan tersendiri mengenai siapa yang akan keluar sebagai jawara turnamen sepak bola terakbar di dunia ini. Ia meyakini bahwa Timnas Prancis masih menjadi kandidat terkuat.
“Saya jagokan Prancis. Yang lain tidak jauh-jauh dari Argentina dan Spanyol untuk maju ke babak selanjutnya,” tambahnya.
Bagi Koster, acara nobar ini bukan sekadar panggung hiburan bagi masyarakat. Kehadiran Pemprov Bali dalam acara ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan olahraga yang mampu menarik minat publik luas. Langkah ini dinilai sangat sejalan dengan visi pengembangan sport tourism (wisata olahraga) yang kini tengah digenjot sebagai salah satu wajah baru pariwisata masa depan Pulau Dewata.
Di sela-sela acara, Koster juga menyempatkan diri meninjau pameran foto karya fotografer Antara. Pameran tersebut menyajikan rekam jejak visual momen bersejarah sepak bola, mulai dari panggung Piala Dunia hingga perjalanan Tim Nasional Indonesia dari masa ke masa. Antusiasme warga dan wisatawan pun memuncak saat mereka bergantian mengabadikan momen dengan berfoto bersama sang Gubernur.
Jalannya pertandingan antara Argentina dan Swiss sendiri berlangsung sangat menegangkan. Anak asuh Lionel Scaloni langsung menggebrak di awal laga dan memimpin pada menit ke-10 lewat sundulan Alexis Mac Allister, memanfaatkan umpan matang dari sepak pojok Lionel Messi.
Swiss yang menolak menyerah akhirnya sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-68 berkat gol Dan Ndoye yang memaksimalkan umpan silang Ricardo Rodriguez.
Petaka bagi Swiss datang pada menit ke-72. Penyerang andalan mereka, Breel Embolo, harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat aksi diving yang jeli dideteksi oleh Video Assistant Referee (VAR).
Meski menghadapi 10 pemain, Argentina sempat frustrasi membongkar pertahanan gerendel Swiss hingga waktu normal berakhir, memaksa laga berlanjut ke babak extra time.
Kebuntuan Argentina baru pecah pada masa perpanjangan waktu menit ke-112 melalui gol Julian Alvarez. Kemenangan skuad asuhan Scaloni akhirnya dikunci menjadi 3-1 oleh Lautaro Martinez yang mencetak gol pada masa injury time.
Dengan hasil meyakinkan ini, Argentina resmi melangkah ke babak semifinal Piala Dunia 2026. Lionel Messi dan kawan-kawan dijadwalkan akan menantang Inggris pada laga perebutan tiket final yang krusial pada 16 Juli mendatang. (kbs)

