Foto: Gubernur Koster menghadiri Rapat Paripurna ke-47 DPRD Provinsi Bali serangkaian Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali tersebut digelar di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali, Denpasar, Jumat (14/8/2026).
Denpasar, KabarBaliSatu
Pemerintah Provinsi Bali terus mematangkan proyek monumental Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) yang berlokasi di Kabupaten Klungkung. Pembangunan fisik untuk Zona Inti kawasan tersebut dijadwalkan memulai tahapan pengerjaan (groundbreaking) pada akhir November 2026 dan ditargetkan rampung pada Desember 2027.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster saat memaparkan capaian dan rencana proyek strategis daerah dalam Rapat Paripurna ke-47 DPRD Provinsi Bali. Acara memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali tersebut digelar di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali, Denpasar, Jumat (14/8/2026).
Gubernur Koster menjelaskan bahwa proyek yang dirancang menjadi benteng pelestarian dan pemajuan seni budaya Bali ini saat ini sudah memasuki tahap manajemen konstruksi.
“Saat ini tahap manajemen konstruksi tengah berjalan dan pekerjaan konstruksi ditargetkan dimulai melalui groundbreaking pada akhir November 2026, dengan target selesai Desember 2027,” kata Koster di hadapan jajaran pimpinan dan anggota DPRD Bali.
Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung merupakan salah satu program super prioritas yang masuk dalam Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru (2025–2125). Kawasan ini digadang-gadang akan menjadi ruang terpadu pementasan, museum, serta pusat rekreasi budaya berbasis kearifan lokal Bali.
Koster menegaskan, keberadaan Zona Inti PKB akan memperkuat posisi Bali sebagai destinasi pariwisata berbasis budaya serta memastikan keberlanjutan warisan seni dan tradisi leluhur bagi generasi mendatang. Dengan dimulainya pengerjaan fisik akhir tahun ini, Pemprov Bali optimistis kawasan kebudayaan ini dapat beroperasi penuh mulai awal tahun 2028. (kbs)

