Foto: Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat mengajak anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memanen bawang merah dan jagung manis di kawasan Subak Intaran Barat, Rabu (5/8/2026).
Denpasar, KabarBaliSatu
Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, mengajak anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merasakan pengalaman memanen bawang merah dan jagung manis di kawasan Subak Intaran Barat, Rabu (5/8/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan ini menjadi media edukasi untuk mengenalkan dunia pertanian kepada generasi muda sejak usia dini.
Turut mendampingi kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, AA Gede Bayu Brahmasta, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Denpasar, I Putu Agus Jayadi, beserta sejumlah undangan lainnya.
Panen bersama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menghadirkan metode pembelajaran yang interaktif bagi anak-anak. Mereka diajak mengenal secara langsung proses budidaya tanaman, mulai dari penanaman, perawatan, hingga masa panen, sehingga tumbuh rasa cinta terhadap alam, lingkungan, serta pentingnya menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, menegaskan bahwa edukasi pertanian sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak yang peduli lingkungan sekaligus menghargai proses panjang di balik setiap bahan pangan yang dikonsumsi.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar memanen hasil pertanian, tetapi juga memahami bahwa setiap hasil panen lahir dari kerja keras, ketekunan, dan kesabaran para petani. Kami berharap mereka semakin mencintai alam, menghargai jasa petani, serta terbiasa mengonsumsi pangan yang sehat dan bergizi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, mengatakan bahwa pembelajaran di alam terbuka memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi anak-anak. Selain menambah wawasan, kegiatan tersebut juga mendorong tumbuhnya rasa ingin tahu, kemampuan bekerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, AA Gede Bayu Brahmasta, menilai keterlibatan anak-anak PAUD dalam kegiatan panen menjadi salah satu metode edukasi yang efektif untuk memperkenalkan sektor pertanian sejak dini. Pengalaman langsung di lapangan diharapkan mampu menumbuhkan generasi yang lebih peduli terhadap pertanian sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Kegiatan panen bawang merah dan jagung manis ini menjadi wujud kolaborasi antara TP PKK Kota Denpasar, GOW Kota Denpasar, Dinas Pertanian Kota Denpasar, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar, serta lembaga PAUD dalam mengembangkan pendidikan berbasis lingkungan. Sinergi tersebut diharapkan terus berlanjut guna mencetak generasi muda yang sehat, mencintai alam, serta memiliki kepedulian terhadap dunia pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan di masa depan. (kbs)

