Foto: Bupati Klungkung I Made Satria saat menghadiri peluncuran Nusa Medica Sea Ambulance di Pelabuhan Bias Munjul, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Selasa (22/9/2026).
Klungkung, KabarBaliSatu
Layanan evakuasi medis darurat di wilayah kepulauan Klungkung mendapat tambahan armada. Nusa Medica Clinic Group resmi meluncurkan Nusa Medica Sea Ambulance di Pelabuhan Bias Munjul, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Selasa (22/9/2026).
Peluncuran layanan tersebut dihadiri Bupati Klungkung I Made Satria yang sekaligus meresmikan operasional ambulans laut untuk mendukung penanganan kondisi medis darurat antarpulau.
Mengusung semangat “Connecting Islands, Saving Lives”, Nusa Medica Sea Ambulance dirancang untuk menjawab tantangan geografis Klungkung yang terdiri dari tiga wilayah kepulauan, yakni Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan.
Direktur Operasional Nusa Medica Sea Ambulance, I Gede Yuda Kurniawan, mengatakan kehadiran layanan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk mempercepat akses pertolongan medis, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.
Menurutnya, kondisi geografis kepulauan membuat kecepatan transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan pasien yang membutuhkan pertolongan darurat.
“Spesifikasi ambulans laut kami sudah mengikuti pedoman teknis ambulans gawat darurat dan mengantongi sertifikat layak laut sesuai regulasi Kementerian Perhubungan,” ujar Yuda Kurniawan.
Armada tersebut dilengkapi berbagai peralatan medis untuk mendukung penanganan pasien selama proses evakuasi. Di antaranya ventilator, suction, monitor jantung, pasokan oksigen, serta obat-obatan.
Selain fasilitas medis, ambulans laut juga didukung dokter dan perawat terlatih yang bersiaga selama 24 jam.
Saat ini, armada Sea Ambulance ditempatkan di Pelabuhan Bias Munjul. Nusa Medica berharap layanan tersebut nantinya dapat terintegrasi dengan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) 119 milik pemerintah daerah.
Yuda juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung, Dinas Kesehatan, Syahbandar, serta jajaran organisasi perangkat daerah terkait yang telah mendukung proses perizinan hingga layanan tersebut dapat beroperasi.
Perkuat Layanan Kesehatan di Daerah Kepulauan
Bupati Klungkung I Made Satria menyambut baik hadirnya layanan ambulans laut tersebut. Menurutnya, karakteristik wilayah Klungkung sebagai daerah kepulauan membutuhkan sistem pelayanan kesehatan yang mampu merespons kondisi darurat secara cepat.
Terlebih, Nusa Penida saat ini menjadi salah satu destinasi wisata internasional dengan mobilitas masyarakat dan wisatawan yang tinggi.
“Karakteristik wilayah Klungkung yang berupa kepulauan menjadi tantangan tersendiri, terutama saat terjadi kondisi kedaruratan medis,” kata I Made Satria.
Ia berharap keberadaan Sea Ambulance dapat memperkuat kecepatan layanan medis dengan standar pelayanan yang mumpuni, baik untuk masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi bagian penting dalam memperkuat akses serta kualitas pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan.
“Sinergi dan kolaborasi antara swasta dan pemerintah sangat penting untuk mewujudkan kualitas layanan kesehatan yang optimal di Nusa Penida,” ujarnya.
Peluncuran Sea Ambulance juga dirangkaikan dengan penyerahan dokumen legalitas operasional dan kenang-kenangan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah yang melibatkan masyarakat pesisir serta sejumlah pemangku kepentingan.
Kehadiran layanan tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat proses evakuasi ketika terjadi kondisi darurat, tetapi juga memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan di kawasan Nusa Penida dan sekitarnya. (kbs)

