BerandaPolitikTabir Gelap "Algoritma" di Balik Hoaks Munaslub Golkar, Demer Pastikan Golkar Bali...

Tabir Gelap “Algoritma” di Balik Hoaks Munaslub Golkar, Demer Pastikan Golkar Bali Solid Dukung Bahlil

Tidak Ada Urgensi Maupun Alasan Rasional Melengserkan Kepemimpinan Bahlil yang Berprestasi, Narasi Miring dan Fitnah Kejam Dikendalikan Algoritma Hoaks

Foto: Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih alias Demer menegaskan Golkar Bali tegas menolak Munaslub dan tetap solid mendukung kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Denpasar, KabarBaliSatu

Ruang publik digital kembali dihebohkan oleh kemunculan poster gelap yang menyeret nama besar Partai Golkar. Mengusung tema provokatif “Sukseskan Munaslub Partai Golkar” lengkap dengan narasi menyerang berbunyi

“Selamatkan Partai Golkar dari Geng Solo”, poster tersebut mendadak viral di berbagai platform media sosial.

Namun, DPP Partai Golkar hingga kader Golkar di daerah bergerak cepat memadamkan api disinformasi. Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang digulirkan lewat selebaran digital itu untuk mengoyang kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dipastikan murni kabar bohong alias hoaks belaka, hasil rekayasa pihak-pihak tidak bertanggung jawab dan para buzzer.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih alias Demer, secara tegas menepis isu tersebut. Ia menilai wacana pergantian kepemimpinan melalui jalur luar biasa ini sama sekali tidak memiliki dasar rasional maupun urgensi organisatoris.

“Hoaks aja itu tentang Munaslub. Belum ada kedengaran yang namanya Munaslub, kenapa dimunaslubkan gitu loh? Harusnya kan ada alasan-alasan tertentu. Kalau soal prestasi Pak Bahlil sangat besar prestasinya dalam membesarkan Golkar maupun di publik sebagai menteri, sebagai pembantu Presiden. Pak Bahlil sangat loyal kepada Presiden ,” ujar Demer saat dihubungi Minggu 7 November 2026.

Demer yang juga Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI itu menduga kuat bahwa disinformasi ini merupakan bentuk “kebenaran algoritma”—sebuah fenomena di mana narasi fiktif yang digemakan secara masif oleh para buzzer di media sosial berupaya mengalahkan fakta objektif di lapangan. Menurutnya, kelompok-kelompok tertentu kerap memanfaatkan manipulasi digital demi menciptakan ilusi instabilitas politik internal partai berlambang pohon beringin ini.

Kendati demikian, Demer yang juga Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali itu memandang dinamika semacam itu sebagai risiko alamiah dalam ekosistem demokrasi modern. Meski sah-sah saja berpendapat di alam bebas, ia mengingatkan agar masyarakat dan kader di akar rumput tidak terkecoh oleh fabrikasi opini yang digerakkan oleh algoritma semata.

Hingga saat ini, konsolidasi internal Partai Golkar dari tingkat pusat hingga daerah terpantau sangat solid. Jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I dan II dipastikan tetap fokus mengawal program kerja partai serta mendukung penuh kepemimpinan nakhoda saat ini tanpa terpengaruh oleh gangguan informasi palsu di dunia maya.

“Seluruh kader dan pengurus Golkar Bali tetap solid di bawah kepemimpinan Ketum Bahlil. Pengurus DPD Golkar Bali dan kabupaten/kota yang baru saja dilantik di Gong Perdamaian Dunia menjadi bukti konsolidasi penuh dan satu komando,” tegas Demer.

Politisi senior Golkar asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng itu menegaskan kondisi internal Golkar saat ini sangat kondusif, tidak ada dinamika ataupun gejolak politik. Fokus kader Golkar saat ini adalah turun ke Masyarakat melalui masa reses serta mengawal program-program strategis pemerintah.

“Jadi karena itu kami tegaskan seluruh Golkar di daerah menolak isu Munaslub, mengecam penyebaran kabar bohon serta fitnah yang bertujuan memecah belah partai,” pungkas Demer. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini