Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Tjok Surya, saat memimpin konvoi Jeep klasik semarakkan Festival Goa Lawah di Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Sabtu (22/11).
Klungkung, KabarBaliSatu
Gelaran Festival Goa Lawah di Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Sabtu (22/11), berlangsung semakin semarak dengan kehadiran puluhan mobil klasik yang tergabung dalam komunitas pecinta Jeep Willys dan Toyota Hardtop Klungkung. Puncak perhatian publik tertuju pada konvoi kendaraan klasik yang dipimpin langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Ny. Eva Satria. Hadir pula Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra yang ikut mengendarai Jeep Willys tua, didampingi oleh Ny. Kusuma Surya Putra.
Konvoi mobil klasik tersebut dimulai dari area Monumen Perjuangan Ida Dewa Agung Jambe, yang menjadi titik kumpul para peserta sebelum bergerak menyusuri jalur menuju Pantai Goa Lawah—lokasi utama penyelenggaraan festival. Suasana pagi di sepanjang rute dipadati masyarakat yang antusias menyaksikan rombongan kendaraan klasik melintas, menciptakan atmosfer berbeda dari penyelenggaraan festival di tahun-tahun sebelumnya.
Puluhan Jeep Willys dan Toyota Hardtop berbaris rapi dalam formasi konvoi, memamerkan desain klasik yang masih terawat. Dentuman mesin khas kendaraan tua tersebut turut menambah nuansa nostalgia dan menghadirkan atraksi visual yang menarik bagi para pengunjung serta warga sekitar yang ikut menyaksikan.
Bupati Satria menegaskan bahwa keterlibatan komunitas mobil klasik merupakan bagian penting dari upaya memperkuat rasa kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam memajukan pariwisata Klungkung. “Partisipasi dari komunitas Jeep Willys dan Toyota Hardtop ini tidak hanya sekadar konvoi, tetapi juga bentuk dukungan nyata dari masyarakat terhadap Festival Goa Lawah. Kehadiran kendaraan klasik ini memberikan warna tersendiri dan menjadikan Festival Goa Lawah sebagai ajang yang merangkul seluruh elemen masyarakat Klungkung dalam mempromosikan pariwisata,” ujar Bupati Satria.
Festival Goa Lawah dikenal sebagai salah satu agenda budaya dan pariwisata unggulan Kabupaten Klungkung yang menyajikan ragam atraksi seni, kuliner, serta kegiatan komunitas. Kehadiran konvoi mobil klasik kali ini menambah daya tarik festival dan memperkuat posisinya sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat dalam mendorong promosi pariwisata setempat. (kbs)

