Foto: Suasana Toilet Project Groundbreaking Ceremony pada Rabu 25 Maret 2026 di Desa Sambangan dan Desa Selat, Kabupaten Buleleng.
Buleleng, KabarBaliSatu
Di awal tahun 2026, komitmen terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat kembali ditunjukkan Rotary Club of Bali Bersinar melalui aksi nyata pembangunan fasilitas sanitasi seperti toilet di Kabupaten Buleleng, Bali. Organisasi ini kembali menggelontorkan bantuan Toilet Project untuk dua desa di Buleleng, yakni Desa Sambangan dan Desa Selat yang ditandai dengan Toilet Project Groundbreaking Ceremony pada Rabu 25 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas negara dan institusi, melibatkan Rotary Club of Bali Bersinar, Rotary Carlingford Sydney Australia, serta STIE Satya Dharma Singaraja. Mengusung tema “Build Healthy Lifestyle Through Sanitation Facility”, program ini menargetkan pembangunan 20 unit toilet bagi warga yang membutuhkan.
Program “Toilet Project” merupakan implementasi nyata salah satu dari 7 area fokus (focus area) program kerja Rotary Club of Bali Bersinar yakni terkait Areas of Focus Providing Clean Water and Sanitation atau Fokus Area Menyediakan Air Bersih dan Sanitasi. Aksi nyata ini meneguhkan komitmen Rotary Carlingford Sydney Australia tetap konsisten untuk berkolaborasi dengan Rotary Club of Bali Bersinar melaksanakan salah satu dari tujuh area fokus Rotary yakni toilet project.
Program Toilet Project yang menyasar daerah di Bali Utara ini bukan pertama kalinya digulirkan Rotary Club of Bali Bersinar sebab sudah dijalankan beberapa kali sejak beberapa tahun lalu. Pada tahun 2023 Rotary Club of Bali Bersinar dengan bantuan Rotary Carlingford Sydney Australia telah menyerahkan 10 unit bantuan Project Toilet Bersinar untuk warga Banjar Dinas Batu Gambir, Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Buleleng.
Sebelumnya di tahun 2022 dan 2023 Rotary Club of Bali Bersinar dengan disuport oleh Rotary District 3420 telah membantu ratusan unit Toilet Project yang juga menyasar sejumlah desa di Buleleng untuk meningkatkan kualitas hidup warga dengan menciptakan sanitasi lingkungan yang bersih.
Wujud Nyata Kepedulian Sanitasi
President Rotary Club of Bali Bersinar Gung Rai Wahyuni yang diwakili Past President Rotary Club of Bali Bersinar, Tiwi Tjandra, menjelaskan bahwa program Toilet Project ini merupakan bagian dari fokus utama Rotary di bidang sanitasi dan kebersihan.
“Bulan Maret 2026 ini kami melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan 20 toilet di Desa Sambangan dan Desa Selat. Harapannya, dengan adanya fasilitas ini, masyarakat bisa hidup lebih bersih dan sehat,” ujar Tiwi Tjandra.
Ia menambahkan, proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga upaya mendorong perubahan perilaku hidup bersih di masyarakat.
Dukung Program Hidup Bersih dan Sehat
Dukungan juga datang dari kalangan akademisi dan Sahabat Rotary. Dr. Gusti Ngurah Widya Hadi Saputra selaku akademisi dan Sahabat Rotary Club of Bali Bersinar menilai program Toilet Project ini selaras dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan mendukung program hidup bersih dan sehat. Kami berharap dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat penerima manfaat,” katanya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk terus mendorong program-program sosial yang berdampak langsung.
Warga Sambut Antusias
Program ini disambut hangat oleh masyarakat setempat. Perwakilan warga Desa Sambangan, Gede Budi, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan, khususnya bagi warga yang selama ini belum memiliki fasilitas sanitasi layak.
“Atas nama masyarakat, kami sangat berterima kasih. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang belum memiliki MCK,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Putu Sri Adi Darma. Ia mengaku selama ini harus menumpang mandi di rumah tetangga karena belum memiliki fasilitas sendiri.
“Sekarang tentu sangat terbantu. Harapannya program seperti ini bisa terus berlanjut,” katanya.
Sementara itu, warga lainnya, Made Darmayasa, mengungkapkan bahwa sebelumnya ia harus mandi di sungai karena keterbatasan fasilitas. Ia berencana segera menyelesaikan pembangunan toilet tersebut dalam waktu sekitar satu minggu.
“Ini sangat membantu. Dulu mandi di sungai, sekarang sudah ada bantuan toilet. Terima kasih banyak,” ujarnya.
Dorong Kualitas Hidup Masyarakat
Pembangunan fasilitas sanitasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan lingkungan, tetapi juga kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Dengan akses sanitasi yang lebih baik, warga diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih layak, sehat, dan produktif.
Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara organisasi sosial, akademisi, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur sanitasi. (kbs)

