Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra memimpin langsung kegiatan bersih-bersih yang dipusatkan di kawasan Pantai dan Pura Watu Klotok, Kecamatan Klungkung, Minggu (1/3/2026).
Klungkung, KabarBaliSatu
Upaya mewujudkan Klungkung yang bersih dan asri kembali ditegaskan melalui aksi nyata di lapangan. Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra memimpin langsung kegiatan bersih-bersih yang dipusatkan di kawasan Pantai dan Pura Watu Klotok, Kecamatan Klungkung, Minggu (1/3/2026). Hadir pula Sekda Klungkung Anak Agung Gede Lesmana.
Sebanyak 1.300 peserta terlibat dalam kegiatan ini. Mereka terdiri dari unsur TNI, Polri, jajaran OPD, hingga para pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA. Aksi tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur Bali dalam rangka memperkuat Gerakan Bali Bersih Sampah, dengan tujuan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menanamkan budaya hidup bersih di seluruh lapisan masyarakat.
Bupati Satria memberikan apresiasi khusus kepada para siswa yang menunjukkan antusiasme tinggi. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi fondasi penting dalam membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan sejak dini.
Ia menegaskan, Pura Watu Klotok bukan hanya kawasan suci, tetapi juga memiliki potensi wisata pesisir yang besar. Karena itu, kebersihan area ini harus menjadi prioritas bersama. Aksi bersih pantai, kata dia, tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.
“Gerakan ini harus menjadi pemicu kesadaran. Jangan buang sampah sembarangan, apalagi di kawasan suci dan objek wisata pantai,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dan komitmen menjaga lingkungan.
“Kebersihan Klungkung adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga kesucian dan keindahan alam kita, dimulai dari aksi nyata bersih-bersih pantai ini,” ujarnya. (kbs)

