BerandaDaerahWawali Arya Wibawa Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Terdampak Banjir, Tegaskan...

Wawali Arya Wibawa Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Terdampak Banjir, Tegaskan Pentingnya Edukasi Lingkungan

Foto: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di dampingi Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Wakil Ketua K3S, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana saat menyerahkan Bantuan Tas dan Alat Tulis kepada siswa terdampak musibah banjir yang sudah terverifikasi di Denpasar, bertempat di SDN 2 Dangin Puri, Jalan Veteran Denpasar, Selasa (11/11).

Denpasar, KabarBaliSatu

Denpasar kembali menunjukkan wajah solidaritasnya. Pemerintah Kota Denpasar melalui Disdikpora berkolaborasi dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV–Indosiar menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa SD yang terdampak banjir. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi jajaran K3S Kota Denpasar dan perwakilan SCTV–Indosiar di SDN 2 Dangin Puri, Selasa (11/11).

Sebanyak 300 siswa dari 17 SD Negeri menerima paket bantuan berisi tas sekolah, buku tulis, alat tulis, hingga perlengkapan dasar lainnya. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Denpasar memastikan proses belajar-mengajar kembali berjalan optimal pascabencana.

Dalam kesempatan tersebut, Arya Wibawa mengapresiasi kontribusi YPP SCTV–Indosiar yang konsisten hadir mendampingi masyarakat Denpasar saat masa sulit.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih yang turut membantu pemulihan anak-anak pascabencana,” ujarnya.

Tak hanya menyerahkan bantuan, Arya Wibawa juga memanfaatkan momentum ini untuk berdialog dengan para siswa. Ia menekankan pentingnya edukasi mengenai pengelolaan sampah sebagai salah satu cara mencegah banjir berulang.

“Anak-anak sudah paham bahwa banjir salah satunya disebabkan sampah yang dibuang sembarangan ke sungai. Ini harus menjadi pembelajaran bersama agar peristiwa serupa tidak terulang,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemkot Denpasar akan terus mengembangkan pola pembangunan berbasis kolaborasi—menggandeng yayasan, lembaga mitra, dan berbagai pihak ketiga untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

“Kami tidak berhenti berkomunikasi dengan YPP, bukan hanya soal pascabencana, tetapi juga isu disabilitas, lansia, dan kebutuhan sosial lainnya. Kolaborasi seperti ini penting untuk membangun Denpasar secara menyeluruh,” ungkapnya.

Sukacita tampak jelas dari para penerima bantuan. Salah satunya, Ni Putu Anjani Wulandari, siswi SDN 2 Dangin Puri, yang mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah.

“Kami sangat senang. Terima kasih kepada Pemkot Denpasar dan Bapak Wakil Wali Kota yang sudah memberikan tas dan alat tulis baru. Alat belajar kami sebelumnya rusak karena banjir,” tuturnya.

Melalui aksi nyata ini, Pemkot Denpasar menegaskan kembali bahwa pelayanan publik tidak berhenti pada pembangunan fisik, melainkan juga pada pemulihan sosial—khususnya bagi generasi muda yang menjadi harapan masa depan kota. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini