BerandaDaerahTumpek Krulut, Gubernur Koster Ajak Warga Bali Cek Kesehatan Gratis Serentak 1...

Tumpek Krulut, Gubernur Koster Ajak Warga Bali Cek Kesehatan Gratis Serentak 1 Agustus

Wujudkan Cinta Kasih dengan Kepedulian Menjaga Kesehatan

Foto: Gubernur Bali Wayan Koster.

Denpasasr, KabarBaliSatu

Perayaan Rahina Tumpek Krulut tahun ini menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Bali untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan. Gubernur Bali Wayan Koster mengarahkan pelaksanaan pelayanan kesehatan gratis secara serentak di seluruh Bali pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Layanan kesehatan gratis tersebut akan dibuka di seluruh unit pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah maupun swasta yang tersebar di kabupaten/kota se-Bali. Kebijakan ini menjadi salah satu cara menerjemahkan makna Tumpek Krulut sebagai momentum memuliakan manusia dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Arahan Gubernur Koster kemudian ditindaklanjuti melalui surat Pemerintah Provinsi Bali Nomor B.01.400.7/34847/SETDA tertanggal 29 Juli 2026 tentang Pelayanan Kesehatan Gratis Tumpek Krulut. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota se-Bali.

Melalui surat itu, pemerintah kabupaten dan kota diminta menggerakkan seluruh unit pelayanan kesehatan, baik milik pemerintah daerah maupun swasta, untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat pada Saniscara Kliwon Krulut, 1 Agustus 2026.

Koster menegaskan, pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Bali yang sehat, produktif, dan berkualitas. Karena itu, pelayanan kesehatan gratis ini diharapkan tidak hanya memberikan akses pemeriksaan kepada masyarakat, tetapi juga mendorong kesadaran untuk melakukan deteksi dan pemeriksaan kesehatan sejak dini.

“Pelayanan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan investasi bersama dalam membangun sumber daya manusia Bali yang sehat, produktif, dan berkualitas. Melalui pelayanan kesehatan gratis serentak ini, kami mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi kesehatannya sedini mungkin,” ujar Koster.

Untuk memastikan program berjalan optimal, seluruh bupati dan wali kota se-Bali diminta mengoordinasikan pimpinan unit pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing. Koordinasi juga dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali bersama dinas kesehatan kabupaten/kota, rumah sakit, puskesmas, klinik, dan berbagai fasilitas kesehatan lainnya.

Pelayanan kesehatan gratis tersebut dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. Pemerintah daerah juga diminta memastikan kesiapan fasilitas pelayanan sekaligus menyosialisasikan program ini secara luas agar informasi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Koster mengajak masyarakat Bali memanfaatkan momentum Tumpek Krulut dengan mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat bersama keluarga. Menurutnya, menjaga kesehatan bukan hanya bentuk kepedulian terhadap diri sendiri, tetapi juga wujud nyata dalam memuliakan kehidupan dan meningkatkan kualitas manusia.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Bali untuk datang ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat pada tanggal 1 Agustus 2026. Mari jadikan momentum Rahina Tumpek Krulut sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan diri, keluarga, dan sesama. Masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Bali yang maju, harmonis, dan sejahtera,” kata Koster.

Melalui pelayanan kesehatan gratis ini, semangat Tumpek Krulut diharapkan tidak berhenti pada perayaan dan simbol budaya, tetapi hadir dalam tindakan nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat. Cinta kasih diwujudkan melalui kepedulian, sementara memuliakan manusia dimulai dari menjaga kesehatan bersama. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini