BerandaDaerahTerima Kunjungan BPI Danantara, Wawali Arya Wibawa Tegaskan PSEL Bali Jadi Solusi...

Terima Kunjungan BPI Danantara, Wawali Arya Wibawa Tegaskan PSEL Bali Jadi Solusi Strategis Sampah Perkotaan

Sulap Sampah Jadi Energi Listrik 240 GWh, Proyek PSEL Bali Diproyeksikan Jadi Percontohan Nasional

Foto: Wawali Arya Wibawa saat menerima kunjungan Wakil Ketua Dewan Pengawas BPI Danantara Prof. Dr. Muliaman Darmansyah Hadad dalam rangka peninjauan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali di Jalan Raya Pelabuhan Nomor 7X, Pedungan, Denpasar Selatan , Kamis (5/11).

Denpasar, KabarBaliSatu 

Pemerintah Kota Denpasar memperkuat sinergi intergratif dalam penanganan sampah perkotaan melalui peninjauan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali yang terletak di Jalan Raya Pelabuhan Nomor 7X, Pedungan, Denpasar Selatan, Kamis (5/11).

Kunjungan lapangan tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bersama Wakil Ketua Dewan Pengawas BPI Danantara, Prof. Dr. Muliaman Darmansyah Hadad. Agenda peninjauan ini turut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, BPI Danantara, PT PLN (Persero) Pusat, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), serta pihak terkait lainnya.

Wakil Ketua Dewan Pengawas BPI Danantara, Prof. Dr. Muliaman Darmansyah Hadad, menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi (Waste to Energy) di Bali yang dinilainya menunjukkan kemajuan sangat baik dan konkret. Menurutnya, proyek ini memiliki potensi menjadi model percontohan yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia berkat ekosistem kolaborasi yang melibatkan pemerintah daerah, PLN, investor, hingga unsur TNI.

“Proyek PSEL Bali diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan pengelolaan sampah nasional yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian persoalan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi berkelanjutan,” ujar Muliaman.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Merta, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, menyambut baik kunjungan peninjauan tersebut. Arya Wibawa menegaskan bahwa penanganan sampah merupakan tantangan perkotaan yang membutuhkan komitmen, kolaborasi, dan langkah konkret seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui penerapan teknologi pengolahan sampah yang ramah lingkungan, sampah tidak lagi semata-mata dipandang sebagai persoalan, tetapi juga memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi sumber energi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tegas Arya Wibawa.

Dari sisi teknis operasional, Direktur Utama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), Fadli Rahman, menjelaskan bahwa fasilitas PSEL Bali ini dibangun di atas lahan seluas enam hektare dengan kapasitas pengolahan sampah mencapai 1.500 ton per hari dan potensi produksi listrik sebesar 240 GWh per tahun. Fasilitas ini memiliki kapasitas energi rata-rata 30 MW dan ditargetkan rampung secara keseluruhan dalam waktu 24 bulan.

Fadli menambahkan, kelengkapan perizinan seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan rekomendasi teknis ketinggian bangunan dari otoritas bandara telah berhasil diperoleh. Penyusunan Basic Engineering Design juga telah rampung dengan total 386 gambar desain, sementara pengadaan mesin serta peralatan utama saat ini sedang dalam proses pemesanan dan fabrikasi.

Mengenai pengerjaan fisik di lapangan, pekerjaan konstruksi pemancangan dengan metode bore pile telah menyelesaikan 723 dari total 1.100 titik, dengan target rampung penuh pada November 2026. Selanjutnya, pembangunan struktur pondasi waste bunker dan incinerator tengah berjalan dengan target penyelesaian pada Maret 2027. Proyek strategis ini diperkirakan menyerap lebih dari 700 tenaga kerja selama masa konstruksinya. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini