BerandaDaerahReses di Klungkung, Demer Tekankan Empat Pilar Kebangsaan untuk Jaga Keutuhan NKRI

Reses di Klungkung, Demer Tekankan Empat Pilar Kebangsaan untuk Jaga Keutuhan NKRI

Indonesia Kaya, Diakui Presiden AS Donald Trump sebagai Negara Besar, Jangan Sampai Terpecah Belah 

Foto: Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer yang juga Ketua DPD Partai Golkar Bali saat menegaskan pentingnya penguatan Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi menjaga persatuan dan keutuhan Indonesia, di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Klungkung, Minggu (22/2/2026).

Klungkung, KabarBaliSatu

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dapil Bali Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer, menegaskan pentingnya penguatan Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi menjaga persatuan dan keutuhan Indonesia.

Penegasan itu disampaikannya saat kegiatan reses DPR RI di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Klungkung, Minggu (22/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, selain menyampaikan materi kebangsaan, Demer juga membagikan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.

Adapun Empat Pilar Kebangsaan yang disosialisasikan yaitu, Pancasila sebagai Dasar Ideologi Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, dan Bhinneka tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Indonesia Kaya, Jangan Sampai Terpecah Belah

Demer menilai Indonesia adalah negara besar dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, baik di atas maupun di dalam tanah. Dari sektor pertambangan, perkebunan, hingga energi matahari sepanjang tahun, Indonesia memiliki keunggulan yang tidak dimiliki banyak negara lain.

“Di dalam tanah ada, di atas tanah ada, matahari kita sepanjang tahun. Negara lain ada yang hanya enam bulan. Kita panen bisa tiga kali setahun, itu kelebihan kita,” ujarnya.

Menurutnya, kekayaan tersebut harus dijaga dengan persatuan. Ia mengingatkan bahwa perpecahan akan membuka celah bagi pihak luar untuk menguasai potensi bangsa.

“Kalau kita tercerai-berai, jadi kecil-kecil, akan mudah dikuasai. Padahal kita ini sangat kaya,” tegasnya.

4 Pilar Jadi Penyangga Bangsa

Demer menegaskan bahwa setiap kunjungan reses ke daerah selalu diiringi dengan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Undang-Undang Dasar 1945.

Menurutnya, empat pilar tersebut menjadi pegangan utama dalam menjaga kerukunan lintas agama, suku, ras, dan golongan.

“Kita harus rukun, saling sapa, saling asuh. Itu yang diharapkan pemerintah. Kalau persatuan ini kuat, Indonesia akan menjadi negara besar,” katanya.

Negara Besar yang Diakui Dunia

Demer juga menyinggung pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyebut Indonesia sebagai negara besar. Baginya, pengakuan tersebut menjadi motivasi untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan.

Ia optimistis, jika stabilitas dan kebersamaan terus dijaga, Indonesia berpeluang masuk dalam jajaran empat besar kekuatan dunia di masa mendatang.

“Banyak yang meramalkan Indonesia akan jadi empat besar dunia. Kalau kita bersatu, Indonesia akan menjadi negara yang besar dan kesejahteraan pasti meningkat,” pungkasnya. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini