Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria saat meninjau kegiatan Cek Kesehatan Gratis yang digelar di Balai Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Jumat (29/5/2026).
Klungkung, KabarBaliSatu
Bupati Klungkung, I Made Satria, meninjau sekaligus membuka secara resmi kegiatan Cek Kesehatan Gratis yang digelar di Balai Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Jumat (29/5/2026). Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Forum Komunikasi Desa Wisata (Porkomdewi).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria, Sekretaris I TP PKK Ny. Kusuma Surya Putra, serta sejumlah undangan dan pihak terkait lainnya.
Program pelayanan masyarakat itu tidak hanya menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga dirangkaikan dengan pembagian kacamata baca gratis serta aksi donor darah yang mendapat antusiasme tinggi dari warga.
Dalam sambutannya, Bupati Satria berharap kegiatan pelayanan kesehatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan bergilir selama tiga bulan ke depan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Porkomdewi atas inisiatif sosial yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah yang maju harus dimulai dari masyarakat yang sehat.
“Sumber daya manusia yang sehat adalah fondasi utama kita. Tanpa masyarakat yang sehat, kita tidak akan bisa membangun daerah dengan optimal,” ujar Bupati Satria.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa kesehatan masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak utama ekonomi Kabupaten Klungkung.
Menurutnya, sumber daya manusia yang sehat, termasuk para pengelola desa wisata, akan mampu mendorong pengembangan pariwisata yang lebih maksimal, profesional, dan berkelanjutan.
“Pengembangan pariwisata yang maju dan berkelanjutan merupakan kunci utama untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Jika pariwisata berkembang pesat, dampaknya akan kembali untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan fasilitas publik di Klungkung,” tambahnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara sektor sosial, kesehatan, dan pariwisata dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. (kbs)

