BerandaDaerahRekor Sejarah Baru Tercipta! Gubernur Koster: Konsep Satu Pulau, Satu Pola, Satu...

Rekor Sejarah Baru Tercipta! Gubernur Koster: Konsep Satu Pulau, Satu Pola, Satu Tata Kelola Perkuat Pariwisata Bali, Kunjungan Wisman di 2025 Tembus 7,05 Juta

Foto: Gubernur Bali, Wayan Koster.

Denpasar, KabarBaliSatu

Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa pembangunan Bali yang dijalankan dalam satu kesatuan wilayah dengan konsep 1 pulau, 1 pola, dan 1 tata kelola terbukti mampu menjaga karakter Bali sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Pendekatan tersebut dinilai berhasil meningkatkan kontribusi pariwisata Bali pada 2025, dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,05 juta orang, melampaui capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 6,3 juta kunjungan.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur Koster saat menghadiri Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Provinsi Bali Masa Bakti 2026–2031, yang digelar di Bali International Hospital, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Rabu (18/2/2026).

“Keadaan Bali ini harus kita pertahankan, bahkan kita tingkatkan ke depan. Karena itu saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu, berpegang pada kiat-kiat membangun pariwisata Bali. Pariwisata sebagai penopang Bali bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dengan tindakan nyata—bekerja bersama, fokus, tulus, dan lurus,” tegas Koster.

Namun demikian, Gubernur Koster juga mengingatkan bahwa Bali saat ini menghadapi tantangan serius. Mulai dari keterbatasan kapasitas infrastruktur dan transportasi publik, maraknya alih fungsi lahan sawah, hingga penodaan kawasan dan tempat-tempat suci di tengah pesatnya perkembangan pariwisata. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini berpotensi merusak pakem serta keorisinalan budaya Bali.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong pemantapan dan percepatan berbagai program infrastruktur strategis, memberlakukan larangan pembangunan di kawasan hijau, serta meningkatkan pengawasan dan keamanan di kawasan suci dan religius.

Di akhir sambutannya, Gubernur Koster berharap kepengurusan DPW NCPI Provinsi Bali yang baru dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung terwujudnya pariwisata Bali yang berbasis budaya, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan DPW NCPI Bali I Made Mendra Astawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam rangkaian kegiatan pelantikan yang dirangkaikan dengan Bali Economy Investment Forum. Menurutnya, agenda ini tidak sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas.

“Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang berbasis budaya, pariwisata, kesehatan, dan ekonomi hijau,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP NCPI Gusti Kade Sutawa secara resmi melantik Pengurus DPW NCPI Provinsi Bali Masa Bakti 2026–2031 yang diketuai oleh Agus Maha Usadha, beserta jajaran pengurus lainnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, NCPI Bali diharapkan mampu berperan aktif dalam mengawal arah pembangunan pariwisata Bali agar tetap berakar pada budaya, berkelanjutan, dan berdaya saing global. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini