BerandaDaerahPeringati Hari Raya Suci Siwaratri, Bupati dan Wakil Bupati Karangasem Laksanakan Melukat...

Peringati Hari Raya Suci Siwaratri, Bupati dan Wakil Bupati Karangasem Laksanakan Melukat di Pura Tap Sai

Foto : Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa melaksanakan melukat (penyucian diri) dalam rangka Perayaan Hari Raya Suci Siwaratri, di tiga lokasi pelinggih Pura Tap Sai yang berstana, bertempat di Pura Tap Sai, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, pada Sabtu (17/1/2025).

Karangasem, KabarBaliSatu

Dalam rangka memperingati Hari Raya Suci Siwaratri, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa melaksanakan melukat atau ritual penyucian diri di Pura Tap Sai, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Sabtu (17/1/2025).

Kegiatan sakral tersebut turut diikuti oleh Sekretaris Daerah Karangasem I Ketut Sedana Merta, para staf ahli bupati, para asisten Sekretariat Daerah, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem. Melukat dilakukan sebagai bentuk penyucian diri lahir dan batin dalam menyambut perayaan hari suci yang sarat makna spiritual tersebut.

Hari Raya Suci Siwaratri diperingati setahun sekali pada Sasih Kapitu dan menjadi momentum perenungan serta introspeksi diri bagi umat Hindu. Pada hari suci ini, umat menjalankan Brata Siwaratri yang meliputi Upawasa (berpuasa), Jagra (tidak tidur), dan Mona (hening), sebagai wujud pengendalian diri dan pendekatan spiritual kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Dalam kesempatan itu, Bupati Karangasem bersama jajaran dan undangan memanjatkan doa agar makna sakral Siwaratri senantiasa menghadirkan kerahayuan lan kasukertan jagat, khususnya bagi masyarakat dan wilayah Kabupaten Karangasem.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan bersama di tiga pelinggih yang berstana di Pura Tap Sai. Momentum ini menjadi refleksi bersama untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, kebersamaan, serta komitmen membangun Karangasem yang harmonis, seimbang, dan berlandaskan kearifan lokal. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini