Foto: Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra saat menerima audiensi BPK Wilayah XV di Kantor Bupati Klungkung, Senin (21/9/2026).
Klungkung, KabarBaliSatu
Upaya memperkuat pelestarian warisan budaya di Kabupaten Klungkung mendapat dorongan baru. Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XV mengusulkan agar kawasan Kerta Gosa dan Museum Semarajaya ditingkatkan statusnya menjadi Cagar Budaya Peringkat Nasional.
Usulan tersebut disampaikan saat BPK Wilayah XV melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Klungkung yang diterima Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra di Kantor Bupati Klungkung, Senin (21/9/2026).
Kepala BPK Wilayah XV Iskandar Eko mengatakan Klungkung memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang sangat besar. Potensi tersebut dinilai perlu terus diperkuat, baik dari sisi jumlah maupun kualitas penetapan cagar budaya.
BPK Wilayah XV, kata dia, siap memberikan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan penetapan cagar budaya di daerah tersebut.
Secara khusus, BPK mendorong Kerta Gosa dan Museum Semarajaya untuk diusulkan sebagai cagar budaya tingkat nasional.
“Klungkung memiliki rekam jejak sejarah yang memegang peranan penting dalam narasi sejarah nasional. Kerta Gosa dan Museum Semarajaya sangat layak diusulkan menjadi cagar budaya tingkat nasional,” ujar Iskandar Eko.
Pemkab Klungkung Sambut Positif
Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menyambut positif usulan tersebut. Pemerintah Kabupaten Klungkung menyatakan siap mendukung langkah BPK Wilayah XV dalam memperkuat status dan pelestarian warisan budaya di Klungkung.
Menurutnya, posisi Klungkung dalam perjalanan sejarah dan perkembangan kebudayaan Bali menjadikan keberadaan berbagai situs serta peninggalan budaya memiliki nilai penting yang perlu dijaga.
“Pemerintah Daerah menyambut baik dan siap mendukung penuh usulan dari Balai Pelestarian Kebudayaan. Cagar budaya adalah pondasi identitas kita, sehingga keberadaannya harus terus dirawat dan dijaga,” tegasnya.
Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan BPK Wilayah XV dapat terus diperkuat, sehingga berbagai warisan leluhur di Klungkung tidak hanya terjaga secara fisik, tetapi juga tetap memiliki nilai dan makna bagi generasi mendatang.
“Kami berharap sinergi dan kerja sama ini dapat terus berjalan erat demi kelestarian warisan leluhur di Klungkung,” imbuhnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi dalam memperkuat perlindungan dan pelestarian cagar budaya di Kabupaten Klungkung. (kbs)

