BerandaDaerahDPC PDIP Tabanan Gelar Lomba Senam Lansia, Gaungkan Visi Nangun Sat Kerthi...

DPC PDIP Tabanan Gelar Lomba Senam Lansia, Gaungkan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Lomba Senam Lansia di Tabanan Jadi Simbol Harmoni Budaya dan Gaya Hidup Sehat

Foto: DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan saat melaksanakan Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Jumat 22 Mei 2026.

Tabanan, KabarBaliSatu

Semangat kebersamaan dan budaya hidup sehat mewarnai pelaksanaan Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan. Kegiatan yang berlangsung meriah ini tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga upaya membumikan visi pembangunan Bali yang diusung Gubernur Bali, Wayan Koster, yakni “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

Bertempat di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Jumat 22 Mei 2026, lomba senam tersebut disambut antusias masyarakat. Suasana penuh semangat terlihat sejak awal acara ketika para peserta tampil kompak memperagakan gerakan senam yang sarat makna filosofi keseimbangan antara manusia, alam, dan budaya Bali.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Made Dirga. Sebanyak 10 grup dari masing-masing PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan ikut ambil bagian dalam perlombaan ini. Menariknya, seluruh peserta berasal dari kategori usia di atas 50 tahun atau lansia, dengan masing-masing grup beranggotakan sembilan orang.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Ketua Fraksi I Putu Eka Nurcahyadi, seluruh Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, hingga anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan.

Ketua Panitia Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, I Made Suarta, mengatakan lomba tersebut menjadi representasi nyata harmoni kehidupan masyarakat Bali. Menurutnya, setiap gerakan senam mengandung semangat menjaga keseimbangan hidup sesuai filosofi lokal Bali sekaligus menjadi implementasi visi pembangunan berbasis kearifan lokal.

“Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pola hidup sehat di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan yang masuk dalam rangkaian Bulan Bung Karno 2026 dan HUT ke-53 PDI Perjuangan itu diharapkan dapat terus digelar secara rutin setiap tahun. Selain memperkuat budaya hidup sehat, kegiatan tersebut juga dinilai penting untuk menjaga warisan budaya Bali tetap lestari di tengah modernisasi.

Lomba pun berlangsung sukses dengan nuansa penuh semangat, kekompakan, dan kebersamaan yang terasa kuat, baik dari para peserta maupun masyarakat yang hadir menyaksikan acara tersebut. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini