BerandaDaerahBupati Made Satria Luncurkan “Satria Peduli”, Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama di Klungkung

Bupati Made Satria Luncurkan “Satria Peduli”, Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama di Klungkung

Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria saat meluncurkan program “Satria Peduli” di Taman Yadnya, Banjar Losan, Desa Takmung, Klungkung, Kamis (21/5/2026).

Klungkung, KabarBaliSatu

Bupati Klungkung, I Made Satria, resmi meluncurkan program “Satria Peduli” di Taman Yadnya, Banjar Losan, Desa Takmung, Klungkung, Kamis (21/5/2026). Program tersebut menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam memperkuat toleransi dan menjaga keharmonisan antarumat beragama di daerah setempat.

“Satria Peduli” merupakan singkatan dari Sinergi Tri Kerukunan Antar Umat dan Penguatan Dukungan Pemerintah Lintas Agama. Program ini diwujudkan melalui pemberian punia atau bantuan kepada para rohaniawan dari seluruh umat beragama di Kabupaten Klungkung yang akan disalurkan setiap tahun.

Dalam sambutannya, Bupati Satria menegaskan bahwa program tersebut lahir dari komitmen dan ketulusan pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya para tokoh agama yang selama ini memiliki peran penting menjaga keharmonisan sosial.

“Program ‘Satria Peduli’ adalah bukti kehadiran dan ketulusan pemerintah daerah dalam memperhatikan para tokoh agama. Kami ingin memastikan seluruh umat beragama di Klungkung merasakan dukungan yang merata dan inklusif,” ujar Bupati Satria.

Ia menambahkan, melalui semangat Tri Kerukunan Antar Umat Beragama, Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap hubungan persaudaraan di tengah masyarakat semakin kuat. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menjaga kondusivitas daerah sekaligus memperkuat fondasi spiritual masyarakat dalam mendukung pembangunan Klungkung yang harmonis.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Klungkung Mahottama, yakni daerah yang maju, harmonis, tenteram, dan makmur.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Klungkung, I Dewa Ketut Sueta Negara, menjelaskan bahwa pada tahap awal program menyasar para pemuka agama yang telah terdata secara resmi. Untuk umat Hindu, bantuan diberikan kepada 189 orang sulinggih yang terdaftar di Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Klungkung.

Selain itu, bantuan juga akan disalurkan kepada rohaniawan lintas agama lainnya melalui organisasi resmi keagamaan yang ada di Kabupaten Klungkung.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Klungkung ingin memastikan nilai toleransi, kebersamaan, dan perhatian terhadap seluruh umat beragama terus terjaga sebagai fondasi penting kehidupan masyarakat di Bumi Serombotan. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini