Foto : Bupati Klungkung, I Made Satria didampingi Sekda Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyati Gusti Ketut Suardika dan OPD terkait mengikuti pelaksanakan hari kedua Rakernas APKASI bertempat di Hotel Aston, Batam, Senin (19/1/2026).
Klungkung, KabarBaliSatu
Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Sekretaris Daerah Klungkung Anak Agung Gede Lesmana, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Gusti Ketut Suardika, serta jajaran OPD terkait, mengikuti hari kedua pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) 2026. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Aston, Batam, Senin (19/1/2026).
Hari kedua Rakernas APKASI diisi dengan rangkaian sesi strategis yang membahas isu-isu krusial pembangunan daerah. Sesi pertama mengangkat tema “Penguatan Infrastruktur Dasar Kabupaten untuk Mendukung Konektivitas, Layanan Publik, dan Hilirisasi Ekonomi Daerah dalam Kerangka Asta Cita” dengan narasumber dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Sesi kedua membahas “Optimalisasi Dana Perkebunan untuk Hilirisasi, Produktivitas Perkebunan Rakyat, dan Penguatan Ekonomi Kabupaten Penghasil” yang disampaikan Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu, Normansyah Syahruddin. Materi ini menyoroti pentingnya pemanfaatan dana perkebunan secara tepat sasaran untuk mendorong nilai tambah ekonomi daerah.
Pada sesi ketiga, peserta mendapatkan paparan bertema “Penguatan Sistem Pertanian Daerah untuk Mendukung Kemandirian Pangan, Hilirisasi, dan Kesejahteraan Petani” yang disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Sulaiman, M.P.
Rangkaian hari kedua Rakernas APKASI ditutup dengan diskusi panel yang mengulas dua topik strategis, yakni implikasi wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD terhadap demokrasi lokal dan otonomi daerah, serta penataan ulang kewenangan dan hubungan pusat-daerah melalui revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Diskusi ini menghadirkan narasumber kompeten seperti Titi Anggraini (Dewan Pembina PERLUDEM), Feri Amsari (Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas), Prof. Irfan Ridwan Maksum (Guru Besar FIA UI), dan Herman N. Suparman (Direktur Eksekutif KPPOD).
Padatnya agenda tidak menyurutkan semangat Bupati Made Satria. Ia mengikuti seluruh sesi dengan penuh perhatian dari awal hingga akhir. Menurutnya, materi yang disampaikan para narasumber sangat relevan bagi penguatan kapasitas pemerintah daerah.
“Materi dan narasumber dalam kegiatan ini sangat penting untuk diikuti sebagai bekal penguatan kapasitas daerah dalam menyongsong pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Klungkung,” ujar Bupati Satria.
Ia menegaskan, kehadirannya dalam Rakernas APKASI 2026 bukan sekadar ajang silaturahmi antar kepala daerah se-Indonesia. Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang strategis untuk memperluas wawasan, membangun jejaring kerja sama, serta menyerap gagasan dan kebijakan yang dapat diimplementasikan di daerah.
“Berbagai materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan relevan untuk mendukung pelaksanaan visi dan misi Kabupaten Klungkung dalam mewujudkan Klungkung yang Mahotama—maju, harmonis, tenteram, dan makmur,” pungkasnya. (kbs)

