BerandaDaerahPersembahyangan Jelang Puputan Klungkung, Momentum Menguatkan Spirit Perjuangan

Persembahyangan Jelang Puputan Klungkung, Momentum Menguatkan Spirit Perjuangan

Foto: Bupati I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Jagatnatha Klungkung, Kamis (23/4/2026).

Klungkung, KabarBaliSatu

Menjelang peringatan bersejarah bagi masyarakat Klungkung, Bupati I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Jagatnatha Klungkung, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian peringatan hari Puputan Klungkung ke-118 sekaligus HUT Kota Semarapura ke-34 tahun 2026.

Turut hadir dalam suasana khidmat tersebut Ketua TP PKK Klungkung Ny. Eva Satria, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom, Sekretaris Daerah Anak Agung Gede Lesmana, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Persembahyangan ini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan refleksi mendalam atas perjalanan sejarah Klungkung. Bupati Satria menegaskan, momentum ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan kepada para pahlawan yang gugur dalam peristiwa Puputan Klungkung—sebuah tonggak heroik yang hingga kini menjadi roh perjuangan masyarakat Klungkung.

“Persembahyangan bersama ini untuk memohon tuntunan ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar spirit perjuangan para leluhur terus menjiwai kita dalam membangun Klungkung yang Mahottama,” ujar Satria.

Dipimpin oleh pemangku pura setempat, rangkaian persembahyangan berlangsung penuh kekhusyukan. Doa-doa yang dipanjatkan tidak hanya untuk keselamatan daerah, tetapi juga untuk menjaga keharmonisan dan persatuan masyarakat Klungkung di tengah dinamika pembangunan yang terus bergerak.

Momentum spiritual ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berakar pada aspek fisik, tetapi juga nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur—nilai yang menjadi fondasi dalam menatap masa depan Klungkung yang lebih kokoh dan berkarakter (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini