Foto: Bupati Satria didampingi Wabup Tjok Surya melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pemungutan suara Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Tahun 2026, Jumat (30/10).
Klungkung, KabarBaliSatu
Suhu politik lokal di Kabupaten Klungkung terpantau kondusif di tengah pesta demokrasi tingkat desa. Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, memimpin langsung jajaran Pemkab Klungkung dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pemungutan suara Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Tahun 2026, Jumat (30/10).
Peninjauan lapangan ini dilakukan guna memastikan proses pemungutan suara di berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti.
Turut mendampingi rombongan Bupati dalam peninjauan tersebut Pj. Sekda Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Kapolres Klungkung AKBP Mikael Hutabarat, serta jajaran instansi terkait di lingkungan Pemkab Klungkung.
Dalam agenda monev tersebut, rombongan menyasar sejumlah TPS yang tersebar di tiga kecamatan berbeda untuk melihat langsung antusiasme warga serta kesiapan petugas di lapangan.
Rute pemantauan dimulai dari Kecamatan Banjarangkan dengan meninjau TPS di SDN Nyanggelan, dilanjutkan ke TPS 3 Banjar Desa Adat Tihingan, serta TPS 4 Banjar Mungguna Desa Tihingan.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Kecamatan Klungkung untuk memantau langsung kondisi di TPS Dusun Kangin Desa Satra, TPS 004 Banjar Tojan, hingga TPS Banjar Jelantik Kori Batu. Rangkaian peninjauan ditutup di Kecamatan Dawan dengan menyambangi TPS 6 Puri Satria Kawan (Desa Paksabali), serta TPS 7 Banjar Tengah dan TPS 3 Banjar Pancingan (Desa Kusamba).
Di sela-sela pemantauan, Bupati Satria mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kelancaran jalannya pesta demokrasi tingkat desa ini. Berdasarkan hasil pantauannya di lapangan, tingkat kehadiran pemilih tergolong sangat tinggi. Hingga siang hari, partisipasi masyarakat telah mencapai angka 50 hingga 70 persen.
“Setelah turun langsung ke lokasi, astungkara rata-rata pelaksanaan pemilihan berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ungkap Bupati Satria saat ditemui di lokasi peninjauan.
Melihat tingginya antusiasme tersebut, Bupati turut menginstruksikan kepada seluruh panitia pemungutan suara agar tetap bersiap siaga di pos masing-masing. Panitia diminta untuk terus melayani warga hingga batas waktu yang telah ditentukan, demi memastikan seluruh hak pilih masyarakat terakomodasi dengan baik.
Pesan Persatuan: Pemimpin Terpilih Adalah Milik Bersama
Menjelang tahap penghitungan suara, Bupati Satria memberikan penekanan khusus kepada seluruh calon perbekel beserta para pendukung yang berkompetisi. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondusifitas dan situasi keamanan di wilayah masing-masing pasca-pemungutan suara.
Bupati menegaskan bahwa kompetisi dalam kontestasi politik desa adalah hal yang biasa, namun kepentingan masyarakat dan kemajuan desa harus diletakkan di atas segalanya. Siapapun yang nantinya keluar sebagai pemenang merupakan representasi pemimpin bersama.
“Setelah pemilihan ini, siapapun yang terpilih harus bergandengan tangan untuk bersama-sama membangun desa masing-masing. Pemimpin yang terpilih adalah milik kita bersama untuk kemajuan desa,” tegas Bupati Satria menutup arahannya. (kbs)

