Foto: Pemerintah Kota Denpasar menerima penghargaan Satya JKN Awards Tahun 2026 dari BPJS Kesehatan di Jakarta.
Jakarta, KabarBaliSatu
Pemerintah Kota Denpasar kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Ibu Kota Provinsi Bali ini sukses meraih penghargaan prestisius Satya JKN Awards Tahun 2026 dari BPJS Kesehatan atas komitmen serta kontribusinya dalam mendukung kepatuhan dan keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penganugerahan bergengsi yang digelar di Hotel Bidakara, Jumat (30/10) tersebut dihadiri langsung oleh jajaran menteri Kabinet Merah Putih. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar; Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah RI, Maman Abdurrahman; Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, H. Afriansyah Noor; serta Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu.
Secara nasional pada tahun 2026 ini, BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada total 88 penerima terpilih. Angka tersebut terdiri dari 80 Badan Usaha dan 8 Pemerintah Daerah (baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota). Kategori badan usaha sendiri meliputi 10 BUMN, 40 Badan Usaha Skala Besar, 20 Badan Usaha Skala Menengah, serta 10 Badan Usaha Skala Kecil.
Menanggapi pencapaian gemilang ini, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam. Didampingi oleh Kepala Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Ayu Raini; Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Agung Candrawati; serta Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bali Denpasar, Elly Widiani, Wali Kota menegaskan bahwa penghargaan ini dipersembahkan sepenuhnya bagi seluruh warga kota.
“Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Denpasar, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPJS Kesehatan. Penghargaan Satya JKN Awards 2026 ini adalah penghargaan untuk seluruh masyarakat Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara saat ditemui dalam tugas kedinasannya, Jumat (30/10).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi lintas sektor yang solid antara Pemkot Denpasar, BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, para pelaku usaha, hingga masyarakat yang taat aturan. Semangat tersebut sejalan dengan tema besar acara tahun ini, yakni “Gotong Royong Melindungi Pekerja, Memperkuat Kesejahteraan Bangsa”, yang juga berpadu dengan filosofi lokal Vasudhaiva Kutumbakam.
“Ini adalah buah dari kerja gotong royong, sinergi nyata antara Pemerintah Kota, BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, para pelaku usaha, dan masyarakat yang telah patuh terhadap Program JKN. Ini sejalan dengan tema besar acara ini, Gotong Royong Melindungi Pekerja, Memperkuat Kesejahteraan Bangsa, yang juga sejalan dengan semangat Vasudhaiva Kutumbakam di Denpasar,” imbuhnya.
Jaya Negara menegaskan bahwa Pemkot Denpasar memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) yang berkualitas. Pihaknya memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak akan kendur dan senantiasa inklusif.
“Komitmen kami jelas, tidak boleh ada warga Denpasar yang tertinggal dan tidak terlindungi jaminan kesehatannya. Penghargaan ini bukan akhir, melainkan awal untuk kami bekerja lebih keras lagi. Kami akan terus mendorong kepatuhan badan usaha dalam melindungi pekerjanya dan memastikan layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkeadilan bagi seluruh warga,” tegas Jaya Negara.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Elly Widiani, menjelaskan bahwa Satya JKN Awards merupakan agenda tahunan untuk memberikan apresiasi atas kepatuhan, komitmen, serta kolaborasi dalam menyukseskan Program JKN. Ia berharap penghargaan ini mampu memacu motivasi pemda dan badan usaha agar perlindungan kesehatan pekerja semakin maksimal ke depannya.
“Tentu kedepannya kita berharap kolaborasi BPJS Kesehatan dan juga Pemerintah Kota Denpasar dapat semakin optimal, sehingga perlindungan kesehatan terhadap pekerja dapat dimaksimalkan,” pungkas Elly.(kbs)

