Foto: Wali Kota Jaya Negara meninjau pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di tiga Sekolah Dasar (SD) dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Fisik Tahun Anggaran 2026, Senin (2/11).
Denpasar, KabarBaliSatu
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, meninjau langsung proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di tiga Sekolah Dasar (SD) yang menjadi bagian dari proyek fisik strategis Kota Denpasar. Peninjauan ini dilakukan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Fisik Tahun Anggaran 2026, Senin (2/11).
Tiga lokasi proyek yang dikunjungi meliputi pembangunan RKB SDN 19 Pemecutan di Kecamatan Denpasar Barat, SDN 14 Pemecutan di Kecamatan Denpasar Utara, dan SDN 13 Kesiman di Kecamatan Denpasar Timur.
Wali Kota Jaya Negara menyampaikan bahwa kegiatan monev ini bertujuan untuk memantau dan memastikan seluruh pelaksanaan pembangunan gedung sekolah berjalan tepat waktu. Dengan demikian, sarana pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, secara umum progres pembangunan telah mencapai 85 persen. Pembangunan ini ditargetkan rampung pada Desember 2026 sehingga dapat segera dipergunakan pada semester baru, Januari 2027 mendatang.
Jaya Negara menjelaskan, keberadaan proyek pembangunan RKB ini diharapkan mampu menghadirkan fasilitas belajar yang lebih baik bagi para peserta didik. Lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta sesuai dengan kebutuhan anak dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kesiapan anak mengikuti proses pembelajaran.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa saat ini Pemkot Denpasar tengah melaksanakan proyek RKB di 14 bangunan SD dan 5 bangunan SMP yang tersebar di seluruh wilayah Kota Denpasar. Total keseluruhan anggaran untuk proyek pembangunan RKB ini mencapai Rp89,238 miliar untuk bangunan SD dan Rp29,6 miliar untuk bangunan SMP.
“Pembangunan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana Pemkot Denpasar hadir untuk menyediakan sarana pendidikan yang optimal bagi anak-anak di Kota Denpasar. Kami ingin memastikan setiap proyek dikerjakan dengan tanggung jawab dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Astungkara progres telah mencapai 85 persen,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, menjelaskan bahwa seluruh proyek telah melalui perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang terukur. Ia menegaskan pentingnya menjaga standar teknis, estetika, serta fungsi tata ruang agar pembangunan berdampak positif.
Menurut Agung Wiratama, pembangunan RKB ini bertujuan untuk mengakomodasi rombongan belajar (rombel) siswa di sekolah negeri agar proses pembelajaran dapat berjalan secara optimal.
“Kami melakukan pengawasan lapangan secara rutin agar pekerjaan sesuai dengan jadwal dan mutu yang ditetapkan. Harapannya, dengan pembangunan RKB ini, rombel siswa yang tadinya masuk pagi dan siang, akan dapat masuk pagi semua. Jadi proses pembelajaran akan lebih optimal,” ujarnya. (kbs)

