Foto: Bupati Satria melantik dan mengambil sumpah jabatan enam Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung pada Senin (2/11).
Klungkung, KabarBaliSatu
Bupati Klungkung I Made Satria secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan enam Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, pada Senin (2/11).
Turut hadir mendampingi dalam pelantikan ini, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra serta Pj. Sekda Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya.
Adapun enam Pejabat Fungsional yang dilantik masing-masing adalah I Komang Astika, SE dengan unit kerja di Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan; Komang Sumartini Pandewi, SE unit kerja di Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan; Kadek Hery Putra Astawan, S.Tr.I.P. unit kerja di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah; I Made Suputra, S.Kom unit kerja di UPTD. Pusat Layanan Terpadu Koperasi dan UMKM; I Made Mahatma Adi Putra, SE unit kerja di Dinas Perhubungan; serta Ni Ketut Maha Yeti, SE, M.A.P unit kerja di Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan.
Dalam sambutannya, Bupati Satria menekankan tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan tugas. Pertama, bekerjalah dengan orientasi hasil dan pastikan setiap tugas memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kedua, terus tingkatkan kompetisi dan kembangkan inovasi agar pelayanan publik semakin efektif, cepat, dan tepat sasaran. Ketiga, jaga integritas, junjung tinggi netralitas, dan perkuat sinergi dalam bekerja.
“Selamat bertugas kepada Pegawai Negeri Sipil dan Pejabat Fungsional. Bekerjalah dengan hati dan hadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Klungkung,” ujar Bupati Satria.
Bupati Satria juga menambahkan bahwa kegiatan pelantikan hari ini bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan ikrar dan janji di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dan negara untuk menjalankan tugas dengan jujur, penuh tanggung jawab, serta senantiasa mendahulukan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
“Jadi pengabdian ini harus sejalan dengan visi pembangunan daerah Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Mahottama: Maju, Harmonis, Tentram dan Makmur. Visi ini harus menjadi pedoman dalam setiap langkah dan pelaksanaan tugas sehingga benar-benar memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyakat,” harapnya. (kbs)

