Foto: Bupati Satria bersama Wabup Tjok Surya menghadiri acara Survei Re-Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Klungkung, Kamis (30/7).
Klungkung, KabarBaliSatu
Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, saat menghadiri acara Survei Re-Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Klungkung, Kamis (30/7).
Kegiatan yang berlangsung di RSUD Klungkung ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Anak Agung Gede Anom, serta jajaran manajemen dan civitas hospitalia RSUD Klungkung.
Proses survei re-akreditasi ini dilakukan oleh Tim Surveior dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP). Adapun tim surveior yang bertugas terdiri dari I Wayan Arsiawan Adi, S.Pd., SE., S.Kep., Ns., MPH, FISQua, dr. Anak Agung Gede Oka Beratha, M.Kes., FISQua, dan Ni Wayan Asih, S.Kep, Ns., M.Kes., FISQua.
Dalam sambutannya, Bupati Klungkung I Made Satria menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan daerah sekaligus indikator keberhasilan dalam mewujudkan visi Klungkung MAHOTAMA (Maju, Harmonis, Tentram, dan Makmur). Oleh karena itu, peningkatan mutu pelayanan kesehatan akan selalu menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Klungkung.
Bupati Satria menekankan bahwa proses akreditasi ini bukanlah sekadar penilaian formalitas untuk mendapatkan sertifikat semata. Lebih dari itu, akreditasi adalah instrumen strategis untuk memastikan seluruh pelayanan berjalan sesuai standar, berorientasi pada keselamatan pasien, serta mampu membangun budaya kerja yang mengutamakan mutu secara berkelanjutan.
“Masyarakat tidak hanya membutuhkan rumah sakit dengan gedung yang baik dan peralatan yang lengkap, tetapi juga pelayanan yang cepat, tepat, ramah, profesional, transparan, dan penuh empati,” ujar Bupati Satria.
Pada kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Klungkung untuk menjadikan survei re-akreditasi ini sebagai momentum evaluasi diri dan pembelajaran bersama. Bupati berharap budaya mutu tidak hanya dijaga saat proses survei berlangsung, melainkan benar-benar dihidupkan dan diterapkan dalam pelayanan harian kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati menyatakan komitmen Pemkab Klungkung untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan RSUD Klungkung. Dukungan tersebut mencakup peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, penerapan tata kelola yang transparan dan akuntabel, hingga optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi.
“Dengan komitmen seluruh jajaran RSUD, dukungan pemerintah daerah, dan pendampingan dari tim surveior, saya optimistis RSUD Klungkung akan semakin berkembang menjadi rumah sakit unggul, terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan bermartabat,” pungkasnya. (kbs)

