BerandaDaerahResepsi HUT Kaisar Naruhito, Bali dan Jepang Perkuat Kemitraan Strategis

Resepsi HUT Kaisar Naruhito, Bali dan Jepang Perkuat Kemitraan Strategis

Kolaborasi Lingkungan hingga Tenaga Kerja, Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik

Foto: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Resepsi Hari Ulang Tahun ke-66 Sri Baginda Kaisar Jepang Naruhito di The Meru, Sanur, Denpasar, Rabu (11/2/2026).

Denpasar, KabarBaliSatu

Hubungan Indonesia dan Jepang kembali ditegaskan dalam Resepsi Hari Ulang Tahun ke-66 Sri Baginda Kaisar Jepang Naruhito yang digelar di The Meru, Sanur, Denpasar, Rabu (11/2/2026) petang. Dalam suasana hangat dan penuh khidmat, prosesi bersulang atau kampai menjadi simbol kuat persahabatan dan persatuan kedua bangsa.

Acara yang diselenggarakan Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar itu dihadiri unsur pemerintah, pelaku usaha, hingga tokoh masyarakat. Konsul Jenderal Jepang di Denpasar, Miyakawa Katsutoshi, menyampaikan bahwa peringatan resmi ulang tahun Kaisar dirayakan setiap 23 Februari di Jepang.

“Hari ini menjadi momentum istimewa. Ini adalah simbol persahabatan dan persatuan Jepang dan Indonesia,” ujar Miyakawa.

Ia menegaskan, meski kedua negara sempat melalui dinamika politik masing-masing, hubungan bilateral tetap terjaga secara komprehensif. Komunikasi intens antara Perdana Menteri Jepang dan Presiden RI Prabowo Subianto disebutnya sebagai langkah konkret memperkuat kerja sama strategis di berbagai sektor.

Ribuan Pemuda Bali ke Jepang

Dalam bidang pertukaran masyarakat, minat generasi muda Indonesia—khususnya Bali—untuk bekerja di Jepang terus meningkat. Miyakawa menyebut, sekitar 2.000 pemuda-pemudi Bali baru-baru ini diberangkatkan untuk bekerja di Jepang.

“Mereka bukan hanya pekerja, tetapi juga duta budaya. Pengalaman yang diperoleh di Jepang diharapkan memberi manfaat besar saat kembali ke Indonesia,” katanya.

Secara nasional, sekitar 110 ribu warga Indonesia kini bekerja di Jepang, menjadikan Indonesia salah satu negara pengirim tenaga kerja terbesar. Pekerja Indonesia dikenal disiplin dan berdedikasi di berbagai sektor.

Kolaborasi Lingkungan dan Ekonomi

Kerja sama Indonesia–Jepang juga menyentuh isu lingkungan, terutama pelestarian pesisir Bali. Dukungan Pemerintah Jepang untuk penanganan kawasan pantai—termasuk di Tanah Lot—ditargetkan rampung pada 2034.

“Kita harus menjaga lingkungan untuk generasi mendatang,” tegas Miyakawa.

Kolaborasi turut diperluas ke sektor pengolahan limbah dan peningkatan kesejahteraan petani, seperti program yang berjalan di kawasan Tegalalang. Sektor ekonomi dan pariwisata pun terus diperkuat dengan fondasi saling percaya.

“Prinsip kepercayaan adalah dasar utama kerja sama Bali dan Jepang yang semakin erat dan kuat,” ujarnya.

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Sri Baginda Kaisar Naruhito.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-66 kepada Yang Mulia Sri Baginda Kaisar Jepang. Semoga senantiasa berbahagia dan terus memajukan persahabatan Indonesia dan Jepang. Selamat dan rahayu,” ucapnya.

Resepsi ini juga menjadi pengingat bahwa Indonesia dan Jepang akan merayakan 70 tahun hubungan diplomatik pada 2028 mendatang. Dengan semangat persahabatan yang terus terjaga, kedua negara diharapkan semakin solid membangun kerja sama yang saling menguntungkan, termasuk di tingkat daerah seperti Bali dan Jepang. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini