Foto: Suasana lalu lintas di hari kesembilan pelaksanaan Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Jumat (10/4/2026).
Bangli, KabarBaliSatu
Memasuki hari kesembilan pelaksanaan Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, situasi terpantau aman dan kondusif, Jumat (10/4/2026). Aktivitas persembahyangan berjalan khidmat, sementara arus kedatangan pemedek masih dalam kategori normal.
Di tengah dinamika tersebut, aparat kepolisian tetap siaga penuh. Pengamanan diperketat, terutama untuk memastikan kelancaran lalu lintas di kawasan yang menjadi salah satu pusat spiritual penting di Bali itu.
Kanit Lantas Polsek Kintamani, I Nengah Bagiawan, mengungkapkan bahwa arus kendaraan menuju area pura relatif lancar tanpa hambatan berarti. Ia menekankan, keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan rekayasa lalu lintas yang adaptif, khususnya dalam mengantisipasi lonjakan pemedek pada hari-hari tertentu.
“Kunci utamanya ada pada pengaturan arus dan disiplin parkir. Kami terus melakukan penyesuaian di lapangan sesuai situasi,” ujarnya.
Dengan keterbatasan lahan parkir di sekitar pura, kepolisian memberlakukan skema khusus. Pengawasan difokuskan di sisi utara dan selatan kawasan pura, di mana pemedek diarahkan hanya menggunakan satu sisi bahu jalan untuk parkir. Langkah ini diambil untuk mencegah penyempitan jalur yang berpotensi menimbulkan kemacetan.
Selain itu, pemedek juga dianjurkan memanfaatkan area parkir utama di Tunon sebagai titik parkir terpusat.
Pengamanan Karya Ngusaba Kedasa tidak dilakukan sendiri. Aparat kepolisian bersinergi dengan berbagai unsur, mulai dari Satlantas Polres Bangli, Polsek Kintamani, TNI, Satpol PP, hingga pecalang dari sejumlah kabupaten. Kolaborasi ini menjadi tulang punggung dalam menjaga kelancaran dan keamanan selama rangkaian upacara berlangsung.
Di tengah kondisi cuaca kawasan Batur yang kerap berubah cepat, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. “Kami mengingatkan pemedek agar selalu berhati-hati di jalan, menyiapkan jas hujan, dan bersama-sama menjaga kondusivitas selama tangkil,” tambahnya.
Hingga kini, koordinasi lintas sektoral terus diperkuat. Seluruh pihak berkomitmen memastikan rangkaian Karya Ngusaba Kedasa dapat berjalan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan hingga puncak acara. (kbs)

