Foto: Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Bali Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer, menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan mata di Desa Tunjung, Kabupaten Buleleng pada Kamis 5 November 2026.
Buleleng, KabarBaliSatu
Penglihatan yang kembali terang bisa menjadi kebahagiaan yang tak ternilai bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan akibat gangguan mata. Melihat kembali wajah keluarga, membaca tulisan, hingga menjalani aktivitas sehari-hari tanpa hambatan merupakan harapan sederhana yang begitu berarti.
Berangkat dari kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Bali Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer, menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan mata di Desa Tunjung, Kabupaten Buleleng pada Kamis 5 November 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Demer bekerja sama dengan John Fawcett Foundation Mobile Eye Clinic untuk menghadirkan pelayanan pemeriksaan mata, pembagian kacamata, hingga operasi katarak secara gratis bagi masyarakat.
Wakil rakyat yang sudah lima periode mengabdi dan berjuang di DPR RI mengatakan, kesehatan mata merupakan bagian penting dari kualitas hidup seseorang. Sebab, mata bukan sekadar organ penglihatan, melainkan jendela yang memungkinkan seseorang mengenali dunia, memperoleh pengetahuan, dan menjalani kehidupan dengan lebih leluasa.
“Mata merupakan jendela dunia. Bagi sebagian dari kita, melihat dan membaca mungkin merupakan hal biasa. Tetapi bagi saudara-saudara kita yang mengalami gangguan penglihatan, khususnya katarak, bisa kembali melihat dengan jelas adalah kebahagiaan yang luar biasa,” ungkap Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali itu.
Politisi senior Golkar asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng itu mengaku bersyukur dapat berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Desa Tunjung melalui pelayanan kesehatan mata tersebut. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu membantu warga yang selama ini mengalami gangguan penglihatan agar kembali mendapatkan kesempatan untuk beraktivitas secara normal.
Demer menjelaskan, pelayanan operasi katarak tidak seluruhnya dapat dilakukan dalam satu hari. Keterbatasan waktu membuat sebagian warga mungkin belum bisa menjalani tindakan operasi secara langsung. Meski demikian, ia berharap masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh penanganan hingga gangguan penglihatannya tertangani.
“Memang mungkin tidak semua bisa menjalani operasi katarak hari ini karena keterbatasan waktu. Mudah-mudahan ke depannya semua masyarakat yang mengalami katarak bisa mendapatkan kesempatan untuk dioperasi. Kami juga membawa banyak kacamata untuk membantu warga yang membutuhkan,” ujar politisi Demer yang juga Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI itu.
Kehadiran pelayanan kesehatan mata gratis tersebut disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat. Bagi warga yang selama ini mengalami gangguan penglihatan, kesempatan mendapatkan pemeriksaan, kacamata, hingga operasi katarak tanpa dipungut biaya menjadi bantuan yang sangat berarti.
Salah seorang warga penerima manfaat mengungkapkan rasa terima kasih kepada Demer dan John Fawcett Foundation atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Desa Tunjung. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak warga yang memperoleh kesempatan mendapatkan pelayanan kesehatan mata.
“Terima kasih kepada Bapak Demer dan semua pihak yang sudah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang bisa mendapatkan pengobatan dan kembali melihat dengan lebih baik,” ungkapnya.
Bagi warga, bantuan tersebut bukan semata-mata tentang operasi atau kacamata gratis. Lebih dari itu, ada harapan untuk kembali melihat dunia dengan lebih terang, membaca tanpa kesulitan, serta menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri.
Demer pun berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi pelayanan kesehatan sesaat, tetapi juga membawa perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat. Sebab, penglihatan yang sehat memberikan kesempatan lebih besar bagi seseorang untuk belajar, bekerja, dan menjalani kehidupan sehari-hari secara mandiri.
“Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat Tunjung yang sehat matanya, semakin banyak yang bisa membaca. Harapannya, semua masyarakat tetap sehat. Karena kalau sudah sehat, tentu bisa bekerja dan menjalankan aktivitas dengan lebih baik,” kata wakil rakyat berlatar belakang pengusaha sukses dan mantan Ketua Umum Kadin Bali itu.
Melalui kegiatan ini, Demer berharap semakin banyak masyarakat Desa Tunjung terbebas dari gangguan kesehatan, khususnya penyakit mata. Sebab, ketika penglihatan kembali pulih, bukan hanya dunia yang terlihat lebih terang, tetapi kesempatan untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik pun kembali terbuka. (kbs)

