Foto: Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata saat meresmikan Sekolah gratis TK Angel Hearts Bali Cabang Karangasem di Br. Dinas Pendem, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kamis (27/8/2026).
Karangasem, KabarBaliSatu
Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan berintegritas mendapat apresiasi dari Yayasan Angel Hearts Bali. Dukungan Pemerintah Kabupaten Karangasem dinilai turut mempercepat hadirnya akses pendidikan gratis bagi anak-anak di daerah tersebut.
Apresiasi itu disampaikan saat Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par meresmikan Gedung Sekolah Gratis TK Angel Hearts Bali Cabang Karangasem di Br. Dinas Pendem, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kamis (27/8/2026).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, penyerahan izin operasional, serta penanaman pohon bersama sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan.
Ketua Pembina Yayasan Angel Hearts Bali, Dr. Linda Yupita, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Karangasem. Menurutnya, proses perizinan hingga penyediaan berbagai sarana pendukung sekolah dapat berjalan cepat dan efisien berkat dukungan pemerintah daerah.
“Hanya di Karangasem kami merasakan langsung bahwa pengurusan izin dan berbagai kebutuhan lainnya mendapat dukungan penuh sehingga dapat diselesaikan dengan cepat.”
Tak hanya proses pelayanan, Linda juga mengapresiasi soliditas dan integritas jajaran Pemkab Karangasem. Sikap tersebut dinilai mencerminkan keteladanan dalam kepemimpinan daerah.
11 Tahun Bergerak untuk Masyarakat
Kehadiran TK Angel Hearts di Karangasem menjadi bagian dari perjalanan panjang Yayasan Angel Hearts Bali dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial.
Selama 11 tahun berdiri, yayasan tersebut telah hadir di sejumlah wilayah Bali, termasuk Denpasar, Buleleng, Karangasem, dan Tabanan. Untuk program pendidikan gratis, Angel Hearts kini memiliki tiga lokasi sekolah, yakni di Denpasar, Tabanan, dan Karangasem.
Di Karangasem, kiprah sosial yayasan juga telah menyentuh berbagai sektor. Mulai dari puluhan program bedah rumah, santunan bagi ratusan lansia, pendampingan anak asuh hingga jenjang sarjana, metatah massal, hingga pembangunan jaringan pipanisasi lebih dari 30 kilometer di Desa Ban.
Yayasan tersebut juga menyediakan layanan freezer jenazah gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat di sejumlah desa.
Angel Hearts menjalankan kegiatan sosial dengan prinsip No Profit Oriented, No Popularity Oriented, dan No Politic Oriented.
Prinsip tersebut tercermin dalam semangat mereka untuk membantu masyarakat terlebih dahulu sebelum mempublikasikan kegiatan yang dilakukan.
“Bantu terlebih dahulu, kemudian publikasikan.”
Bagi yayasan, dampak nyata yang dirasakan masyarakat menjadi tujuan utama dari setiap kegiatan sosial yang dijalankan.
Pendidikan sebagai Investasi Masa Depan
Sementara itu, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menyambut baik hadirnya sekolah gratis ketiga Angel Hearts di Karangasem.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membangun fondasi generasi masa depan. Tidak hanya berkaitan dengan kecerdasan, pendidikan pada tahap ini juga menjadi ruang awal untuk membentuk karakter dan kedisiplinan anak.
Karena itu, Pemkab Karangasem terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
Peresmian sekolah tersebut pun berlangsung semarak. Para siswa-siswi TK Angel Hearts menampilkan berbagai kesenian, mulai dari Tari Semut, Guruku Tersayang, Tari Putri Cening Ayu, Goak Maling Taluh, hingga Chinese Dance.
Penampilan anak-anak tersebut disaksikan langsung Bunda PAUD Kabupaten Karangasem Ny. Mas Parwata.
Hadirnya TK Gratis Angel Hearts di Karangasem menjadi gambaran bahwa kolaborasi pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas.
Kolaborasi untuk pendidikan. Pelayanan cepat untuk masyarakat. Kerja nyata untuk Karangasem. (kbs)

