BerandaDaerahKunjungan Wisman Tembus 4,6 Juta hingga Agustus 2026, Pemprov Bali Tegaskan Pembangunan...

Kunjungan Wisman Tembus 4,6 Juta hingga Agustus 2026, Pemprov Bali Tegaskan Pembangunan Pariwisata Tak Lagi Cukup Mengandalkan Kuantitas Angka Kunjungan

Foto: Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali saat membacakan sambutan Gubernur Bali Wayan Koster dalam malam penganugerahan Bali Tourism Awards (BTA) 2026 yang digelar di The Meru Sanur, Senin (14/9/2026) malam.

Denpasar, KabarBaliSatu

Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk menggeser fokus pembangunan pariwisata dari sekadar mengejar angka (quantity tourism) menuju pariwisata berkualitas dan berkelanjutan (quality tourism). Tegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya dalam malam penganugerahan Bali Tourism Awards (BTA) 2026 yang digelar di The Meru Sanur, Senin (14/9/2026) malam.

Gubernur Bali Wayan Koster, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, mengungkapkan bahwa hingga Agustus 2026 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali telah mencapai sekitar 4,6 juta kunjungan atau relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) mencatatkan pertumbuhan 5 persen dengan total 6,9 juta kunjungan.

Meski indikator capaian menunjukkan tren positif, Pemprov Bali mengingatkan pentingnya menjaga substansi pariwisata Bali di tengah persaingan global yang kian ketat.

“Pariwisata Bali bukan sekadar sektor ekonomi. Pariwisata merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali yang di dalamnya terdapat kebudayaan, adat istiadat, seni, lingkungan, spiritualitas, serta kehidupan sosial yang diwariskan secara turun-temurun,” ujar Wayan Sumarajaya saat membacakan sambutan Gubernur Bali.

Ia menambahkan, persaingan destinasi menuntut Bali menghadirkan pelayanan hospitality yang menyentuh ranah pengalaman mendalam bagi wisatawan.

“Membangun pariwisata Bali tidak cukup hanya dengan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita mampu menghadirkan pariwisata yang berkualitas dan juga berkelanjutan. Wisatawan saat ini tidak hanya mencari tempat yang indah, mereka mencari pengalaman, kenyamanan, keamanan, pelayanan yang berkualitas, keaslian budaya, serta pengalaman yang memiliki makna,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Bali menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ajang Bali Tourism Awards yang telah konsisten selama 11 tahun memberikan ruang penghargaan bagi insan dan pemimpin industri pariwisata. Pemprov Bali berharap ajang ini dapat terus memicu perubahan nyata melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha.

“Mari kita bangun pariwisata Bali dengan semangat quality tourism, bukan semata-mata quantity tourism. Mari kita jaga Bali agar tetap menjadi destinasi yang menarik daya tarik dunia, tetapi sekaligus tetap menjadi rumah yang nyaman bagi masyarakat Bali,” pungkasnya. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini