Foto : Pemberian bantuan penanganan krisis air bersih di Kecamatan Kubu.
Karangasem, KabarBaliSatu
Kepemimpinan Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) bersama Wakil Bupati I Pandu Prapanca Lagosa (Guru Pandu) kembali menunjukkan kerja konkret yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Di wilayah Kubu, persoalan krisis air bersih yang telah berlangsung lama kini mulai ditangani secara nyata.
Melalui kolaborasi strategis dengan Bank BPD Bali, Pemerintah Kabupaten Karangasem merealisasikan bantuan pipanisasi air bersih senilai Rp712 juta. Program ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan air bagi kebutuhan rumah tangga warga sekaligus mendukung sektor pertanian yang selama ini terdampak keterbatasan air.
Tidak hanya fokus pada infrastruktur dasar, pemerintah daerah juga menegaskan komitmen terhadap penguatan kelembagaan adat. Dalam kesempatan yang sama, diserahkan Surat Keputusan (SK) Bupati kepada sembilan Banjar Adat sebagai bentuk pengakuan dan penguatan legalitas lembaga adat di Karangasem.
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menegaskan bahwa akses air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi negara. “Air adalah urat nadi kehidupan. Negara harus hadir di tengah kesulitan warga,” tegasnya. Sementara itu, Wakil Bupati I Pandu Prapanca Lagosa menambahkan bahwa program tersebut akan terus dikawal agar manfaatnya tidak bersifat sementara, melainkan berkelanjutan hingga generasi mendatang.
Langkah ini mencerminkan arah pembangunan Karangasem yang menyeimbangkan antara pembangunan infrastruktur modern dan pelestarian nilai-nilai adat, sejalan dengan visi Karangasem AGUNG. Dari Kubu, harapan baru tumbuh, air mulai mengalir, adat semakin menguat, dan Karangasem terus bergerak menuju kebangkitan. (kbs)

