Foto: Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, Made Mudarta.
Tabanan, KabarBaliSatu
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, Made Mudarta, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung masyarakat Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, dalam upaya membuka dan memperbaiki akses jalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Mudarta mengatakan, Partai Demokrat akan terus berjuang mendorong perbaikan infrastruktur, khususnya jalan kabupaten yang menjadi akses penting bagi masyarakat dan menuju sejumlah objek wisata di Desa Sangketan.
Hal tersebut disampaikan Mudarta saat membuka pembangunan jalan di Desa Sangketan, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tabanan I Wayan Adnyana, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Semara Putra, Ketua PAC Demokrat Penebel I Made Suka Wijaya, Perbekel Desa Sangketan I Nyoman Sugiarta, serta kader Partai Demokrat dari berbagai wilayah di Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Mudarta menyoroti kondisi anggaran desa yang saat ini turut terdampak kebijakan efisiensi. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan tetap membutuhkan dukungan anggaran agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara bertahap.
“60 tahun yang lalu dicita-citakan oleh semeton sareng-sareng di sini, tetapi karena keterbatasan, utamanya ini memang masuk jalan desa. Tapi kan anggaran di desa bukannya ditambah, tapi hari ini diefisiensi, bahkan dikurangi,” ujar Mudarta.
Karena itu, ia mengajak masyarakat bersama-sama menyuarakan harapan agar pemerintah pusat tidak mengurangi alokasi dana desa. Sebaliknya, ia berharap dukungan anggaran untuk desa dapat ditingkatkan sehingga pembangunan yang menjadi kebutuhan langsung masyarakat tetap berjalan.
“Melalui kesempatan ini, di atas tanah yang bersejarah ini dan jalannya sudah dibuka, kita pekikkan doa agar Pemerintah Pusat jangan mengurangi dana desa, harusnya ditambah,” tegasnya.
Mudarta juga menyinggung sejumlah ruas jalan kabupaten di Desa Sangketan yang kondisinya masih rusak, termasuk jalan yang menjadi akses menuju objek-objek wisata.
Ia menggambarkan kondisi jalan tersebut cukup terasa ketika dilalui kendaraan. Bahkan, menurutnya, perjalanan menggunakan mobil yang relatif bagus pun masih terasa bergoyang akibat kondisi jalan.
“Tadi Pak Kepala Desa sudah sampaikan, beberapa jalan yang merupakan jalan kabupaten memang rusak ya, menuju objek-objek wisata. Tadi agak goyang juga, kan? Kita sudah naik mobil bagus juga goyang,” katanya.
Mudarta menyebut pemerintah desa sebelumnya telah beberapa kali mengajukan proposal perbaikan jalan. Namun, keterbatasan anggaran membuat usulan tersebut belum seluruhnya dapat direalisasikan.
“Pak Kepala Desa proposalnya beberapa kali tapi jadi bungkus kacang, kan? Tapi kita memahami memang anggaran juga di kepala daerah juga dikurangi, ya, karena ada efisiensi,” ujarnya.
Di tengah kondisi tersebut, Demokrat memilih untuk ikut mengambil bagian dengan membantu masyarakat Desa Sangketan. Menurut Mudarta, langkah awal yang dilakukan adalah membantu membentuk badan jalan sehingga akses tersebut dapat disiapkan secara bertahap.
“Oleh karenanya, Demokrat sangat terketuk hatinya untuk ikut membantu semeton tiang sareng-sareng di sini, di Desa Sangketan, agar badan jalannya juga terbentuk dulu,” ungkapnya.
Ia menegaskan, dukungan tersebut tidak berhenti pada pembangunan awal. Demokrat akan terus melakukan pendampingan dan mendorong perbaikan infrastruktur secara bertahap dengan mempertimbankan kebutuhan masyarakat serta kemampuan anggaran.
“Ini secara bertahap, karena ini kan untuk masa depan,” pungkas Mudarta. (kbs)

