BerandaDaerahGus Adhi Dorong UMKM Naik Kelas, Rayakan HUT RI ke-81 dengan Pagelaran...

Gus Adhi Dorong UMKM Naik Kelas, Rayakan HUT RI ke-81 dengan Pagelaran Tari Kecak dan Pasar UMKM Lokal di Amatra Park Sore Ini

Foto: Poster semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI bertajuk “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” yang turut mempromosikan Pasar UMKM Lokal di Amatra Park, Jero Kawan, Kerobokan. Sejumlah pelaku UMKM menawarkan aneka kuliner dan layanan wellness sebagai bagian dari upaya mendukung produk lokal.

Badung, KabarBaliSatu

Komitmen Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi) untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas terus berlanjut. Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, mantan anggota DPR RI Dapil Bali dari Partai Golkar sekaligus tokoh masyarakat Bali ini tetap berkontribusi bagi masyarakat dengan menghadirkan kegiatan yang memadukan pelestarian seni budaya, penguatan UMKM, kesehatan, serta semangat kebersamaan.

Memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gus Adhi menghadirkan Pagelaran Tari Kecak dan Pasar UMKM Lokal di Amatra Park, Jero Kawan, Kerobokan, Kabupaten Badung, pada Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, dengan menggabungkan pertunjukan seni budaya, pemberdayaan UMKM lokal, serta kegiatan yang mendorong kesadaran terhadap kesehatan dan keseimbangan hidup.

Selain pagelaran Tari Kecak, masyarakat juga dapat mengunjungi Pasar UMKM Lokal yang menghadirkan sejumlah pelaku usaha dengan beragam produk makanan, kerajinan, hingga produk kesehatan tradisional.

Adapun UMKM yang ambil bagian antara lain Kedai Bunda, yang memasarkan nasi ayam geprek, nasi ayam kremes, sosis bakar, es teler, dan es cincau.

Kemudian Cemal Cemil menyediakan risoles mix, bakwan kedelai, lumpia Jawa, serta produk Fiber Tresna 369. Ada pula Bakso Bu Lia yang menawarkan bakso ayam dan lontong.

Sementara itu, Jejahitan Odah Aska Dkk menghadirkan berbagai produk jejahitan, seperti ceper, ituk-ituk, dan tipat dampul. Nori.in turut meramaikan pasar UMKM dengan produk Nori Tabur.

Dari sektor kesehatan dan wellness, Mamincess Beauty Wellness menghadirkan Jamu Tradisional Djampi, serta layanan Terapi Raras Ayu dan Terapi Raga Wening.

Kehadiran berbagai UMKM tersebut menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana perayaan kemerdekaan dapat sekaligus menjadi ruang promosi dan pemasaran bagi usaha masyarakat lokal.

Bagi Gus Adhi, perayaan kemerdekaan tidak semestinya hanya berhenti pada seremoni. Momentum HUT RI harus menjadi ruang untuk menghidupkan kebudayaan, memberikan panggung bagi pelaku UMKM lokal, sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dari jati diri bangsa Indonesia.

“Pernahkah kita berpikir merayakan kemerdekaan itu dengan cara yang berbeda?” ujar Gus Adhi.

Ia mengatakan, perayaan HUT RI ke-81 di Amatra Park dirancang dengan menghadirkan pertunjukan seni budaya dan pasar UMKM lokal. Konsep tersebut diharapkan dapat mempertemukan masyarakat, seniman, pelaku usaha, serta wisatawan dalam satu ruang yang mengedepankan budaya dan ekonomi kerakyatan.

Menurut Gus Adhi, keberadaan UMKM tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

Begitu pula dengan sanggar-sanggar seni yang menurutnya perlu terus dihidupkan agar generasi muda memiliki ruang untuk berkarya sekaligus mengenal dan melestarikan warisan budaya.

“Merayakan hari kemerdekaan bukan hanya mengenang sejarah, namun yang terpenting adalah bagaimana kita mewarisi budaya untuk memperkuat keyakinan dan jati diri bangsa Indonesia,” katanya.

Kecak dan Gotong Royong

Gus Adhi memilih Tari Kecak sebagai salah satu pertunjukan utama karena kesenian tersebut memiliki pesan kuat tentang kebersamaan dan gotong royong.

Dalam Tari Kecak, puluhan penari membangun harmoni melalui suara dan gerakan yang dilakukan secara bersama-sama. Bagi Gus Adhi, hal tersebut menjadi gambaran sederhana mengenai bagaimana kekuatan kolektif dapat membangun persatuan.

“Di sana ada seruan kata, di sana ada ciri gotong royong. Di sinilah mencerminkan bagaimana pentingnya membangun gotong royong, memperkuat persatuan, karena itulah jati diri perjuangan Indonesia menuju Indonesia yang lebih gemilang,” ujarnya.

Semangat tersebut kemudian dipadukan dengan keberadaan pasar UMKM lokal. Gus Adhi berharap ruang semacam ini dapat membantu pelaku usaha memperkenalkan produk mereka secara lebih luas sekaligus mendorong UMKM agar semakin berkembang dan naik kelas.

“Untuk itu, mari kita rayakan kemerdekaan ini berpadu dengan pertunjukan rakyat yang berbasiskan budaya, memperkuat sanggar seni dan UMKM kita. Menyatu dengan rakyat, memperkuat budaya, di situlah kehidupan bangsa Indonesia,” tegas Gus Adhi yang kini melanjutkan perjuangan pengabdian sebagai advokat.

Perayaan Kemerdekaan yang Berpihak pada Ekonomi Rakyat

Pasar UMKM lokal menjadi bagian penting dalam konsep kegiatan tersebut. Produk yang ditawarkan tidak hanya makanan dan minuman, tetapi juga kerajinan tradisional serta produk kesehatan dan wellness.

Menurut Gus Adhi, ruang pemasaran seperti ini penting agar pelaku UMKM memiliki kesempatan bertemu langsung dengan konsumen. Dengan demikian, perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

“UMKM kita harus terus diperkuat. Ketika masyarakat diberikan ruang untuk berkarya, memasarkan produknya, dan bertemu dengan konsumen, maka ekonomi kerakyatan akan semakin hidup,” ujarnya.

Selain pasar UMKM, kegiatan juga dirangkai dengan sesi relaksasi, kesadaran diri, dan keseimbangan hidup bersama W. Sudiatmika, CI., CMM, hypnotherapist, holistic & energetic healer.

Rangkaian kegiatan tersebut juga membawa semangat Lansia Sehat Indonesia Kuat, serta melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Gus Adhi pun mengajak masyarakat lokal maupun wisatawan untuk hadir dan merayakan HUT RI ke-81 dengan cara yang berbeda—menikmati seni budaya, membeli dan mendukung produk UMKM lokal, serta memperkuat kebersamaan.

Pagelaran Tari Kecak dan Pasar UMKM Lokal tersebut digelar di Amatra Park, Jero Kawan, Kerobokan, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, mulai pukul 17.00 WITA. Masyarakat yang hadir diajak mengenakan pakaian adat madya.

Bagi Gus Adhi, kemerdekaan akan semakin bermakna ketika dirayakan dengan menyatu bersama rakyat. Budaya dilestarikan, UMKM diperkuat, produk lokal dipasarkan, dan semangat gotong royong terus dirawat.

“Menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Selamat Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81. Merdeka!” pungkas Gus Adhi. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini