BerandaDaerahGubernur Koster Wajibkan Peserta Utsawa Dharmagita Pakai Busana UMKM Lokal Bali

Gubernur Koster Wajibkan Peserta Utsawa Dharmagita Pakai Busana UMKM Lokal Bali

Bangkitkan Perajin Daerah, Pemprov Bali Dorong Totalitas Penggunaan Produk Endek dan Songket Lokal

Foto: Pembukaan Utsawa Dharmagita XXXIII Provinsi Bali Tahun 2026 di Gedung Ksirarnawa, Art Center Denpasar, Jumat (11/9/2026).

​Denpasar, KabarBaliSatu

Gubernur Bali Wayan Koster menginstruksikan seluruh jajaran Dinas Kebudayaan serta instansi terkait untuk mewajibkan peserta Utsawa Dharmagita menggunakan produk busana dari UMKM lokal Bali. Ketetapan ini disampaikan saat Pembukaan Utsawa Dharmagita XXXIII Provinsi Bali Tahun 2026 di Gedung Ksirarnawa, Art Center Denpasar, Jumat (11/9/2026).

​Kebijakan ini diambil untuk memastikan perputaran ekonomi daerah tetap berputar di tengah masyarakat Bali sendiri. Koster menekankan pentingnya kesadaran dan totalitas dalam mendukung karya perajin lokal, seperti kain tenun endek maupun songket khas daerah Klungkung, Jembrana, Buleleng, hingga Tabanan.

​”Kalau di Bali kita harus saling mendukung, saling membangun, dan saling memperkuat sesama nak Bali. Dija nak Bali medagang, ditu meli. Supaya ekonominya itu muter di Bali,” tegas Koster.

​Ia menambahkan bahwa keikutsertaan dalam ajang kebudayaan harus membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat bawah. Seluruh peserta yang berpartisipasi diharapkan mengenakan busana yang dibeli langsung dari perajin UMKM wilayah masing-masing.

​Penggunaan busana adat Bali buatan lokal ini merupakan bagian terintegrasi dari penguatan ekosistem budaya Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Ekosistem tersebut mencakup penggunaan Aksara Bali, Bahasa Bali, Busana Adat Bali, hingga penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali.

​Dengan memperkuat ekosistem kebudayaan berbasis kearifan lokal ini, Pemerintah Provinsi Bali bercita-cita membangun totalitas kehidupan masyarakat yang berkarakter kuat, bangga pada identitasnya, sekaligus mampu menggerakkan roda perekonomian daerah secara mandiri dan berkelanjutan. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini