BerandaDaerahGubernur Koster Harapkan Giri Prasta Tunjukkan Dedikasi Terbaik Pimpin KONI Bali, Dorong...

Gubernur Koster Harapkan Giri Prasta Tunjukkan Dedikasi Terbaik Pimpin KONI Bali, Dorong Prestasi Olahraga Bali Bergerak Lebih Progresif

Giri Prasta Tekankan Pentingnya Pendekatan Sport Science

Foto: Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta saat mengikuti Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin, 23 Maret 2026.

Denpasar, KabarBaliSatu

Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin, 23 Maret 2026. Pembukaan Musorprov itu turut dihadiri Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta dan Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya.

Dalam forum tersebut, Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta dipastikan menjadi calon tunggal Ketua Umum KONI Bali periode 2026–2030. Kepastian itu mengacu pada hasil rapat pleno verifikasi dan validasi dokumen yang dilaksanakan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) di Denpasar pada Senin, 16 Maret 2026.

Gubernur Wayan Koster berharap Nyoman Giri Prasta, sebagai calon tunggal Ketua KONI Bali, mampu menunjukkan dedikasi terbaik bagi kemajuan olahraga di Pulau Dewata. Ia menegaskan, pembinaan olahraga tidak boleh berjalan tanpa arah. Seluruh cabang olahraga, kata dia, harus bergerak secara aktif, terukur, dan tidak dibiarkan berjalan “auto pilot”.

Menurut Koster, pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur menjadi momentum penting bagi Bali untuk melangkah lebih progresif. Ajang tersebut dinilai sebagai ruang pembuktian bagi atlet, pelatih, pembina, dan seluruh pengurus cabang olahraga untuk menunjukkan kapasitas terbaik mereka.

Ia menekankan, kesiapan menuju PON 2028 harus dibangun dalam semangat tanggung jawab bersama. Bukan hanya soal target prestasi, melainkan juga membangun kesadaran kolektif agar seluruh elemen olahraga di Bali bergerak dalam satu persepsi, satu langkah, dan satu tujuan untuk mengangkat prestasi daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Pusat, Markus Otniel Mamahit, saat membacakan sambutan Ketua KONI Pusat, mengapresiasi semangat KONI Bali dalam membina olahraga. Ia menyebut Bali berhasil mencatatkan prestasi membanggakan pada PON 2024 dengan menempati peringkat ketujuh dari 39 peserta, lewat raihan 36 medali emas, 38 medali perak, dan 60 medali perunggu.

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi yang kuat antara KONI Bali dengan pimpinan daerah. Karena itu, Musorprov dinilai penting bukan hanya untuk memilih pemimpin baru masa bakti berikutnya, tetapi juga menjadi ruang evaluasi menyeluruh agar prestasi Bali dapat terus ditingkatkan pada PON 2028 mendatang.

Melalui Musorprov ini, KONI Bali diharapkan mampu merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan, mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, serta menetapkan kepemimpinan baru yang siap menjawab tantangan pembinaan olahraga secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Nyoman Giri Prasta menyampaikan bahwa pembangunan olahraga tidak cukup hanya bertumpu pada atlet, pelatih, pembina, dan official. Menurut dia, keberadaan venue atau sarana olahraga juga menjadi faktor penting yang harus mendapat perhatian serius.

Ke depan, ia menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan atlet, mulai dari tingkat banjar, desa, kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten/kota. Langkah itu dinilai penting agar potensi atlet di Bali dapat terpetakan, tertangani, dan dibina secara lebih baik.

Giri Prasta juga menekankan pentingnya pendekatan sport science berbasis teknologi dalam meningkatkan prestasi olahraga Bali. Namun, ia mengingatkan bahwa seluruh langkah tersebut hanya akan berhasil bila dijalankan secara bersama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan olahraga. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini