BerandaDaerahGolkar Bali Siap Gelar Rakerda dan Pelantikan Pengurus se-Bali, Ketum Golkar Bahlil...

Golkar Bali Siap Gelar Rakerda dan Pelantikan Pengurus se-Bali, Ketum Golkar Bahlil Dijadwalkan Hadir Panaskan Mesin “Partai Beringin” di Pulau Dewata

Foto: Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih (Demer) dalam ilustrasi agenda Rakerda dan pelantikan pengurus Partai Golkar se-Bali yang dijadwalkan berlangsung di Denpasar, Sabtu (3/10/2026).

Denpasar, KabarBaliSatu

DPD Partai Golkar Provinsi Bali bersiap menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali dan DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Bali, pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Agenda tersebut akan berlangsung di Monumen Gong Perdamaian Dunia, Desa Budaya Kertalangu, Kesiman Kertalangu, Denpasar. Rangkaian kegiatan ini dijadwalkan dihadiri langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan sejumlah penguris DPP Partai Golkar.

Kedatangan pimpinan DPP Partai Golkar tersebut akan disambut Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer.

Rakerda sekaligus pelantikan pengurus ini menjadi salah satu agenda penting bagi Partai Golkar Bali. Selain memperkuat konsolidasi organisasi, forum tersebut akan digunakan untuk membahas, mengevaluasi, sekaligus menyusun program kerja Partai Golkar se-Bali untuk periode 2025-2030.

Ketua Panitia Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali dan DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota se-Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka atau Gung Cok, mengatakan pelaksanaan Rakerda dan pelantikan pengurus ini merupakan bagian dari agenda organisasi yang harus dijalankan DPD Partai Golkar Bali.

“Rakerda ini memang bagian dari program organisasi Golkar yang harus dilaksanakan. Poin keduanya, Rakerda ini kita selaraskan dengan pelantikan pengurus,” ujar Gung Cok saat dihubungi Jumat, 2 Oktober 2026.

Menurut dia, pelantikan pengurus sebelumnya sempat beberapa kali mengalami penundaan karena menyesuaikan dengan kesibukan Ketua Umum Partai Golkar di tingkat pusat. Karena itu, kehadiran Bahlil di Bali menjadi bagian penting dari agenda yang telah dipersiapkan.

“Rencana pelantikan ini sudah beberapa kali tertunda. Kehadiran Ketua Umum yang kita tunggu, mudah-mudahan besok bisa terlaksana,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Bali itu.

Gung Cok menambahkan, meski pelantikan secara resmi baru akan dilaksanakan, jajaran Partai Golkar di Bali sejatinya telah menjalankan berbagai aktivitas organisasi. Sejumlah agenda di tingkat kabupaten/kota, termasuk proses pemilihan ketua DPD, telah berjalan.

Menariknya, persiapan kegiatan tersebut juga memiliki cerita tersendiri. Gung Cok menyebut kepanitiaan pelantikan telah dibentuk sejak Oktober 2025.

“Kami mungkin panitia yang terlama, hampir satu tahun menjadi panitia. Kepanitiaan ini dibentuk sejak Oktober 2025,” ujarnya.

Kepanitiaan tersebut pada awalnya merupakan bagian dari persiapan perayaan HUT Partai Golkar yang kemudian dirangkaikan dengan agenda pelantikan pengurus.

Selain konsolidasi organisasi, kehadiran Bahlil  juga menjadi momentum silaturahmi bagi kader Golkar Bali setelah mendapat amanah baru di pemerintahan.

Bahlil Lahadalia mendapat kepercayaan menjabat Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sementara Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji dipercaya mengemban tugas sebagai Menteri Perindustrian.

Gung Cok mengatakan kader Golkar Bali menyambut penugasan tersebut sebagai sebuah kebanggaan sekaligus bentuk apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Presiden kepada dua tokoh Partai Golkar itu.

“Ini bagian dari apresiasi kami sebagai kader. Kami bersyukur dan bangga karena Ketua Umum kami dipercaya oleh Bapak Presiden untuk menjalankan tugas negara,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas penunjukan Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian. Menurutnya, keputusan tersebut tentu telah melalui berbagai pertimbangan dan kajian sebelum akhirnya ditetapkan.

“Kami sangat mengapresiasi dan menjadi kebanggaan kami sebagai kader Partai Golkar se-Bali. Kami berharap Ketua Umum dan Sekjen diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam melaksanakan tugas negara,” ujarnya.

Rakerda Golkar Bali nantinya diharapkan menjadi ruang konsolidasi seluruh jajaran partai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Selain mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya, forum tersebut juga menjadi pijakan untuk menyusun langkah dan agenda organisasi ke depan.

Dengan digelarnya Rakerda bersamaan dengan pelantikan pengurus, Partai Golkar Bali memasuki fase konsolidasi organisasi yang diharapkan semakin solid dalam menjalankan program kerja periode 2025-2030. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini