Foto: Wabup Tjok Surya melaunching Desa Kusamba sebagai Desa Maritim di Ruang Rapat Kantor Desa Kusamba pada Jumat (4/9).
Klungkung, KabarBaliSatu
Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, melaunching Desa Kusamba sebagai Desa Maritim melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) di Ruang Rapat Kantor Desa Kusamba pada Jumat (4/9).
Program yang diusung oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Keperawatan (HMIK) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud) ini mengangkat tajuk GARAM LAUT (Gerakan Masyarakat Berdaya Terpadu). Melalui inisiatif tersebut, para mahasiswa mengimplementasikan konsep Segara Kerthi dengan fokus utama pada Maritime Safety dan Blue Economy untuk mewujudkan Desa Kusamba yang unggul.
Dalam sambutannya, Wabup Tjok Surya menyampaikan apresiasi mendalam kepada HMIK Fakultas Kedokteran Unud atas kepedulian serta aksi nyatanya di wilayah pesisir Klungkung.
“Desa Kusamba memiliki potensi daya tarik dan sumber daya maritim yang sangat tinggi. Kehadiran adik-adik mahasiswa melalui program PPK Ormawa ini sangat penting untuk mendampingi masyarakat dalam mengoptimalkan potensi tersebut,” ujar Wabup Tjok Surya.
Lebih lanjut, Beliau menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga ekosistem laut dan kelestarian kawasan pesisir. Menurutnya, penerapan blue economy dan penguatan keselamatan maritim (maritime safety) sangat relevan untuk menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi pesisir dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Program kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat pesisir, meningkatkan aspek keselamatan dan kesehatan warga, serta memajukan perekonomian Desa Kusamba berbasis potensi kelautan,” harapnya.
Kegiatan peluncuran ini turut dihadiri oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung I Putu Widiada, Camat Dawan I Dewa Gede Widiantara, jajaran civitas akademika Fakultas Kedokteran Unud, pengurus HMIK, perangkat Desa Kusamba, tokoh masyarakat setempat, serta tim mahasiswa PPK Ormawa. (kbs)

