BerandaLingkunganDua Tokoh Besar Sesama Alumni ITB Menteri LH Jumhur Hidayat dan Gubernur...

Dua Tokoh Besar Sesama Alumni ITB Menteri LH Jumhur Hidayat dan Gubernur Koster Satukan Langkah, Bali Diprioritaskan Tuntaskan Persoalan Sampah

Foto: Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali Wayan Koster menggelar pertemuan di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Jakarta, Selasa (26/5/2026), untuk membahas langkah strategis penyelesaian persoalan sampah di Pulau Dewata.

Jakarta, KabarBaliSatu

Upaya mempercepat penanganan persoalan sampah di Bali mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali Wayan Koster menggelar pertemuan di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Jakarta, Selasa (26/5/2026), untuk membahas langkah strategis penyelesaian persoalan sampah di Pulau Dewata.

Pertemuan dua tokoh yang sama-sama merupakan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) itu menitikberatkan pada penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Denpasar Raya.

Usai pertemuan, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa Menteri Lingkungan Hidup menaruh perhatian khusus terhadap penanganan sampah di Bali. Menurutnya, Bali diposisikan sebagai daerah prioritas mengingat statusnya sebagai salah satu destinasi wisata utama dunia.

“Pak Menteri LH berkomitmen menjadikan Provinsi Bali sebagai prioritas penyelesaian masalah sampah, terutama karena Bali merupakan destinasi wisata utama dunia,” ujar Koster.

Gubernur Bali dua periode tersebut juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat memberikan dukungan terhadap berbagai kebijakan dan langkah strategis yang selama ini telah dijalankan Pemerintah Provinsi Bali, mulai dari pengelolaan di tingkat sumber hingga penanganan di hilir.

Sebagai tindak lanjut, Menteri Lingkungan Hidup dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Bali pada 9 Juni 2026. Dalam agenda tersebut, akan digelar rapat koordinasi bersama gubernur, para bupati dan wali kota, serta instansi terkait untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pengelolaan sampah.

Pembahasan akan mencakup sejumlah isu penting, mulai dari kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung hingga pengembangan proyek PSEL.

“Nanti Pak Menteri juga akan meninjau langsung TPA Suwung serta lokasi PSEL di lahan Pelindo, Benoa,” kata Koster.

Kedekatan antara Koster dan Jumhur Hidayat yang berasal dari almamater yang sama disebut turut memperkuat kesamaan pandangan dalam merumuskan kebijakan.

Keselarasan perspektif itu dinilai dapat mempercepat langkah konkret dalam menuntaskan persoalan sampah di Bali.
Selama beberapa tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Bali juga telah menjalankan sejumlah kebijakan strategis terkait pengelolaan sampah. Di antaranya penerapan Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai, Pergub Bali Nomor 47 Tahun 2019 mengenai pengelolaan sampah berbasis sumber, serta Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah.

Pendekatan pengelolaan sampah berbasis sumber menjadi salah satu fokus utama karena dinilai mampu mengurangi beban sampah organik yang masuk ke TPA. Skema tersebut juga diproyeksikan mendukung operasional PSEL di masa mendatang, dengan memastikan pasokan sampah anorganik dan residu yang lebih berkualitas serta tidak bercampur dengan sampah organik. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini