BerandaDaerahDi Hadapan Gubernur Koster, Bupati Satria Desak Penambahan Trip Kapal Logistik untuk...

Di Hadapan Gubernur Koster, Bupati Satria Desak Penambahan Trip Kapal Logistik untuk Tekan Harga Barang di Nusa Penida

Pemkab Klungkung Dorong KMP Nusa Jaya Abadi Beroperasi Tiga Kali Sehari Untuk Memperlancar Distribusi dan Mengurangi Disparitas Harga

Foto: Bupati Satria mengusulkan penambahan frekuensi pelayaran KMP Nusa Jaya Abadi kepada Gubernur Koster dalam rapat tindak lanjut layanan pelayaran Padangbai–Nusa Penida yang berlangsung di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Senin (15/6).

Denpasar, KabarBaliSatu

Bupati Klungkung I Made Satria kembali menyoroti tingginya harga kebutuhan pokok di Nusa Penida yang dipicu oleh keterbatasan distribusi logistik. Di hadapan Gubernur Bali Wayan Koster, Satria secara langsung mengusulkan penambahan frekuensi pelayaran KMP Nusa Jaya Abadi guna memperlancar pasokan barang dan menekan disparitas harga antara wilayah daratan dan kepulauan.
Usulan tersebut disampaikan dalam rapat tindak lanjut layanan pelayaran Padangbai–Nusa Penida yang berlangsung di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Senin (15/6). Menurut Satria, persoalan distribusi menjadi akar utama tingginya harga berbagai kebutuhan masyarakat di Nusa Penida.

“Persoalan utama yang kita hadapi adalah distribusi barang. Saya tidak ingin masyarakat Nusa Penida terus dibebani harga yang lebih mahal dibandingkan daratan. Karena itu, perlu ada penambahan trip kapal agar pasokan lebih lancar dan harga bisa lebih terkendali,” ujar Satria.

Ia menegaskan, Nusa Penida tidak boleh terus berada dalam kondisi ekonomi yang membuat masyarakat harus membayar lebih mahal hanya karena terbatasnya akses logistik. Selama ini, frekuensi pelayaran yang terbatas menyebabkan antrean pengiriman barang, memperlambat arus distribusi, dan berdampak langsung terhadap kenaikan harga di tingkat konsumen.

Kondisi tersebut paling dirasakan pada kebutuhan pokok serta material bangunan yang menjadi komoditas utama masyarakat kepulauan. Karena itu, Pemkab Klungkung menilai peningkatan layanan pelayaran menjadi langkah penting untuk memperbaiki rantai distribusi barang.

Menanggapi usulan tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster memberikan perhatian serius dengan meminta dilakukan uji coba penambahan layanan pelayaran KMP Nusa Jaya Abadi dari dua kali menjadi tiga kali sehari. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antara daratan Bali dan Nusa Penida sekaligus menekan disparitas harga antarwilayah.

KMP Nusa Jaya Abadi selama ini menjadi tulang punggung distribusi logistik menuju Nusa Penida. Sebagai kapal perintis bersubsidi, armada tersebut menjadi jalur utama yang menghubungkan pasokan kebutuhan dasar masyarakat kepulauan dengan daratan Bali.

Melalui dorongan penambahan trip kapal ini, Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap tidak hanya terjadi peningkatan layanan transportasi, tetapi juga perbaikan nyata terhadap struktur harga barang di Nusa Penida yang selama ini cenderung lebih tinggi dibandingkan wilayah daratan.

Di balik pembahasan teknis mengenai jadwal pelayaran, Satria menegaskan satu pesan penting bahwa selama persoalan logistik belum dibenahi, masyarakat Nusa Penida akan terus menanggung biaya yang lebih mahal untuk kebutuhan yang sama. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini