BerandaDaerahBupati Satria Percepat Transformasi Digital Klungkung, Gandeng PT Ambara Duta Santi

Bupati Satria Percepat Transformasi Digital Klungkung, Gandeng PT Ambara Duta Santi

Foto : Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung, I Wayan Sudiarsa melakukan audiensi ke PT Ambara Duta Santi di sela-sela kunjungan kerjanya di DKI Jakarta Senin (12/1/2026).

Klungkung, KabarBaliSatu

Komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mempercepat digitalisasi tata kelola pemerintahan kembali ditegaskan. Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra melakukan audiensi dengan PT Ambara Duta Santi di sela kunjungan kerja ke DKI Jakarta, Senin (12/1/2026). Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung, I Wayan Sudiarsa.

Pertemuan ini menjadi bagian dari strategi politik-administratif Pemkab Klungkung untuk memperkuat fondasi pemerintahan digital sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di hadapan jajaran pimpinan daerah, Direktur Utama PT Ambara Duta Santi, Agus Budirahardjo, memaparkan kesiapan perusahaannya mendukung penyediaan jaringan internet terintegrasi bagi perangkat daerah, desa dan kelurahan, jaringan server metro, hingga pemasangan CCTV di kawasan wisata dan titik-titik strategis.

Tak hanya itu, PT Ambara Duta Santi juga telah mengimplementasikan layanan WhatsApp Blast sejak November 2025 sebagai sarana komunikasi publik pemerintah yang lebih cepat dan efektif. “Kami siap mendukung digitalisasi Pemkab Klungkung yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada peningkatan PAD,” ujar Agus.

Dalam audiensi tersebut, PT Ambara Duta Santi juga menawarkan dukungan terhadap program nasional Koperasi Merah Putih. Selain delapan program utama yang telah ditetapkan, perusahaan ini mengusulkan digitalisasi sebagai salah satu layanan koperasi, berupa penyediaan internet dengan harga lebih terjangkau serta skema subsidi simpanan wajib hingga 100 persen bagi anggota. Pengelolaan jaringan telekomunikasi berbasis desa pun ditawarkan, dengan tujuan menjaga estetika wilayah sekaligus membuka peluang pendapatan baru bagi desa.

Bupati Satria menyambut positif komitmen tersebut. Ia menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar modernisasi teknologi, melainkan instrumen kebijakan untuk memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Saya berharap dinas terkait segera menyiapkan regulasi sebagai payung hukum digitalisasi, termasuk penertiban jaringan telekomunikasi di Klungkung,” tegasnya.

Senada, Wabup Tjokorda Gde Surya Putra mengungkapkan bahwa Pemkab Klungkung telah menjalin komunikasi dengan seluruh penyedia layanan telekomunikasi untuk merapikan jaringan, dimulai dari kawasan Kota Semarapura. Ia juga mengundang PT Ambara Duta Santi berinvestasi dalam pembangunan jaringan ducting bawah tanah. “Klungkung adalah kota heritage. Estetikanya tidak boleh dikorbankan oleh jaringan telekomunikasi yang semrawut,” pungkasnya. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini