Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan menghadiri Pemelaspasan dan peresmian Banjar Sanga Agung, Kamis (4/12/2025).
Denpasar, KabarBaliSatu
Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti Banjar Sanga Agung, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat, Kamis (4/12/2025), ketika warga berkumpul untuk mengikuti Upacara Pemelaspasan dan peresmian Balai Banjar Sanga Agung yang baru rampung dibangun. Momen sakral yang bertepatan dengan Purnama Kanem ini menjadi tonggak baru bagi masyarakat setempat.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, hadir langsung dalam upacara tersebut. Kehadiran beliau didampingi sejumlah tokoh, di antaranya Anggota DPRD Kota Denpasar Ni Luh Gede Ernawati, Kabag Kesra Setda Denpasar Ida Bagus Alit Surya Antara, Jro Bendesa Adat Denpasar Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma, Perbekel Tegal Harum I Komang Adi Widiantara, serta prajuru banjar dan tokoh masyarakat lainnya.
Rangkaian ritual berjalan khidmat, menandai awal fungsi balai banjar sebagai pusat kegiatan adat, sosial, dan budaya masyarakat. Dalam sambutannya, Wawali Arya Wibawa memberikan apresiasi atas semangat kolektif yang tercermin dari proses pembangunan fasilitas ini.
“Balai banjar bukan hanya bangunan, tetapi identitas kebersamaan. Semoga tempat ini menjadi ruang yang memperkuat rasa persaudaraan, melestarikan budaya, dan memperkuat komunikasi antarkrama,” ujar Arya Wibawa.
Kelihan Adat Banjar Sanga Agung, I Made Sumerta, mengungkapkan bahwa pembangunan balai banjar merupakan perjalanan panjang sejak 2023 dan dilanjutkan hingga tahap penyelesaian tahun 2025. Proses ini berhasil terlaksana berkat pola kolaborasi antara hibah Pemkot Denpasar dan semangat swadaya warga.
“Kini, balai banjar ini tidak hanya menjadi kebanggaan bersama, tetapi juga sarana pelayanan bagi sekitar 200 KK yang tinggal di Banjar Sanga Agung,” jelasnya.
Dengan fasilitas yang lebih representatif, warga berharap kegiatan adat, musyawarah banjar, hingga pelatihan seni dapat berjalan semakin optimal.
Upacara ditutup dengan penyerahan bantuan simbolis serta peninjauan fasilitas oleh Wakil Wali Kota bersama para tokoh masyarakat, sekaligus menandai secara resmi dimulainya pemanfaatan balai banjar sebagai pusat aktivitas warga. (kbs)

