Foto: Wawali Arya Wibawa saat menghadiri Rapat Koordinasi Forum Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar di Kantor Lurah Sesetan, Senin (2/11).
Denpasar, KabarBaliSatu
Pemerintah Kota Denpasar terus mengoptimalkan sinergi dan kolaborasi bersama Perbekel dan Lurah se-Kota Denpasar guna mewujudkan pelayanan yang optimal serta berkelanjutan bagi masyarakat. Langkah strategis ini ditekankan langsung oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri Rapat Koordinasi Forum Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar di Kantor Lurah Sesetan, Senin (2/11).
Pertemuan lintas sektor tersebut menyikapi berbagai isu strategis dan permasalahan di Kota Denpasar. Pembahasan utama berfokus pada langkah preventif menghadapi musim penghujan, angin kencang, banjir, serta potensi bencana alam lainnya. Selain itu, rapat koordinasi juga membahas percepatan realisasi program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau bedah rumah yang digulirkan Pemkot Denpasar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, I Wayan Yusswara; Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB Made Purwanasara; Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, I Wayan Suadi Putra; pimpinan OPD terkait; serta Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar.
Dalam arahannya, Wawali Arya Wibawa menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan memasuki cuaca ekstrem.
“Saat ini Kota Denpasar mulai memasuki musim penghujan. Meski berbagai langkah preventif telah dilaksanakan, penting bagi kita bersama untuk tetap siap siaga serta terus mengoptimalkan koordinasi dan kolaborasi,” ujar Arya Wibawa.
Ia menjelaskan bahwa serangkaian upaya antisipasi sebelumnya telah berjalan lewat keterlibatan OPD Pemkot Denpasar, Perbekel/Lurah, hingga pemerintah pusat. Tindakan nyata yang telah dilakukan meliputi pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan, penggelontoran gorong-gorong, serta penanganan sampah di saluran air.
“Tentu, pada prinsipnya kami mengapresiasi kinerja Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar yang telah bekerja optimal di berbagai sektor. Ke depan, kami berharap sinergi terus diperkuat melalui pemantauan dan pengawasan terhadap potensi genangan serta titik-titik pembuangan sampah ilegal, mengingat saat ini telah memasuki musim penghujan,” ujarnya.
Selain mitigasi bencana, Arya Wibawa menegaskan komitmen Pemkot Denpasar dalam mengakselerasi program bedah rumah bagi warga kurang mampu sebagai instrumen utama pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayahnya.
“Perbekel/Lurah merupakan garda terdepan yang mengetahui secara langsung kondisi masyarakat di wilayahnya. Karena itu, kami berharap peran aktif dalam mengawal pelaksanaan program ini agar tepat sasaran dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Merespons arahan tersebut, Ketua Forum Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar, I Gede Wijaya Saputra, mengapresiasi kehadiran langsung Wakil Wali Kota Denpasar yang turun menyerap aspirasi dan kendala di tingkat akar rumput.
“Kita bersyukur, berbagai permasalahan di desa dan kelurahan telah disampaikan oleh rekan-rekan Perbekel/Lurah dan mendapat perhatian langsung dari Bapak Wawali untuk ditindaklanjuti. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi kemajuan Kota Denpasar,” ujarnya. (kbs)

