Foto: Gubernur Bali Wayan Koster disambut meriah saat kunjungi SMPN 13 Denpasar, Jumat (18/9/2026).
Denpasar, KabarBaliSatu
Janji yang terucap singkat di tengah kemacetan jalan raya akhirnya benar-benar ditepati. Gubernur Bali Wayan Koster mengunjungi SMP Negeri 13 Denpasar, Jumat (18/9/2026), untuk menemui para siswa yang sekitar sebulan sebelumnya menyapanya dari pinggir jalan.
Pertemuan singkat di lampu merah itu ternyata meninggalkan kesan tersendiri. Saat melintas menggunakan mobil, Koster membuka kaca dan menyambut sapaan para siswa yang antusias meminta foto bersama.
Karena situasi lalu lintas tidak memungkinkan dirinya turun dari kendaraan, Koster kemudian berjanji akan datang langsung ke sekolah tersebut.
Kini, janji itu diwujudkan.
Kedatangan Koster di SMPN 13 Denpasar disambut meriah. Para siswa berkerumun menyambut Gubernur Bali tersebut. Sebagian mengajak bersalaman dan berfoto bersama, sementara beberapa siswa lainnya bahkan meminta tanda tangan.
Koster datang didampingi Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si., serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Denpasar Drs. Anak Agung Gede Wiratama, M.Ag.
Rombongan disambut langsung Kepala SMPN 13 Denpasar Ni Made Sukarini.
Di hadapan para siswa, Koster mengatakan kunjungannya kali ini merupakan bentuk memenuhi janji yang pernah disampaikannya kepada para siswa.
“Sekitar satu bulan lalu, saya sedang di jalan dan ada anak-anak yang menyapa. Mereka minta foto. Karena sedang lampu merah dan kalau saya turun bisa mengganggu lalu lintas, saya bilang, ‘Nanti Bapak ke sana ya,’” ujar Koster.
Janji tersebut, kata Koster, akhirnya ia tepati karena memang para siswa yang mengajaknya datang ke sekolah.
“Karena itulah janji namanya, ya harus datang ke SMP 13. Jadi yang mengajak ini sebenarnya anak-anak,” katanya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para siswa yang telah mengundangnya datang ke sekolah.
“Makasih ya anak-anak, telah mengundang dengan penuh semangat waktu itu,” ujar Koster.
Tak sekadar bertemu dan berbincang, Koster juga mengajak seluruh siswa makan bersama. Menu yang dipilih pun sederhana dan dekat dengan keseharian masyarakat Bali, yakni nasi jinggo.
Menariknya, nasi jinggo tersebut dibeli dari salah seorang alumni SMPN 13 Denpasar yang kini menjalankan usaha kuliner.
Koster mengatakan dirinya sengaja memilih nasi jinggo untuk makan bersama para siswa sekaligus mendukung usaha alumni sekolah.
“Ada anak lulusan sini yang membuat nasi jinggo. Jadi kita makan nasi jinggo yang dibuat oleh anak itu,” katanya.
Untuk menjamu para siswa, Koster menyebut telah menyiapkan dana sekitar Rp15 juta. Jumlah tersebut disiapkan untuk makan bersama para siswa yang jumlahnya cukup banyak.
“Saya lihat hampir 1.000 anak. Saya kasih total Rp15 juta untuk makan bareng dengan nasi jinggo,” ujar Koster.
Jaya Negara: Kesempatan Berharga
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas kunjungan Koster ke SMPN 13 Denpasar.
Menurutnya, kesempatan sebuah sekolah dikunjungi langsung oleh Gubernur Bali merupakan hal yang tidak selalu terjadi. Karena itu, ia meminta para siswa maupun guru memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi.
“Kita bisa dikunjungi oleh Bapak Gubernur. Ini sangat luar biasa. Tidak semua mendapatkan kesempatan seperti ini,” kata Jaya Negara.
Ia juga meminta siswa dan guru tidak sungkan menyampaikan berbagai kebutuhan sekolah maupun aspirasi yang berkaitan dengan pendidikan.
“Mumpung beliau hadir, sampaikan saja. Kalau ada yang belum disiapkan oleh Wali Kota, sampaikan ke beliau karena beliau pasti akan mendengar aspirasi,” ujarnya.
Menurut Jaya Negara, kesempatan tersebut berharga karena aspirasi dapat disampaikan secara langsung kepada kepala daerah.
Jadi Motivasi bagi Siswa dan Guru
Kepala SMPN 13 Denpasar Ni Made Sukarini mengaku bangga sekaligus bersyukur atas kunjungan Koster dan Jaya Negara.
Bagi Sukarini, kedatangan dua kepala daerah tersebut bukan sekadar kunjungan biasa. Kehadiran mereka menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah.
“Tidak sekadar kunjungan. Ini merupakan motivasi yang luar biasa kepada anak-anak kami dan seluruh keluarga besar SMP Negeri 13 Denpasar,” ungkap Sukarini.
Ia mengatakan, kunjungan tersebut menjadi dorongan bagi sekolah untuk terus menciptakan proses pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
“Bagaimana kami menyediakan pembelajaran yang menyenangkan, nyaman, dan aman bagi mereka,” ujarnya.
Menurut Sukarini, sekolah juga terus mengasah karakter siswa melalui kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat bangga dan bersyukur hari ini dikunjungi oleh orang nomor satu di Bali dan nomor satu di Kota Denpasar beserta jajaran,” katanya.
Ia menilai hal yang membuat kunjungan tersebut semakin istimewa adalah inisiatif Koster untuk datang dan makan siang bersama para siswa sebagai bentuk menepati janji.
“Beliau berkenan hadir untuk bersama-sama anak-anak, makan siang bersama. Janji beliau dengan anak-anak, jadi itu luar biasa dan merupakan motivasi bagi kami,” tutur Sukarini.
Ia berharap momentum tersebut menjadi penyemangat bagi guru dan siswa untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Kami akan lebih baik lagi menyiapkan situasi pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak,” katanya.
Dengan begitu, para siswa diharapkan betah belajar di sekolah dan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai cita-cita mereka. (kbs)

