BerandaDaerah2 Emas, 2 Perak, 1 Perunggu! Duta Seni Denpasar Ukir Prestasi di...

2 Emas, 2 Perak, 1 Perunggu! Duta Seni Denpasar Ukir Prestasi di PKB 2026, Walikota Jaya Negara Dorong Persiapan Lebih Matang untuk PKB 2027

Foto: Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri evaluasi pelaksanaan PKB ke-48 di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Rabu (16/9/2026).

Denpasar, KabarBaliSatu

Duta Seni Kota Denpasar menorehkan sejumlah prestasi dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026. Dari berbagai materi yang diikuti, kontingen seni Denpasar berhasil membawa pulang dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri evaluasi pelaksanaan PKB ke-48 bersama pembina seni, koordinator seni, dan para seniman Duta Kota Denpasar di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Rabu (16/9/2026) siang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, serta sejumlah tokoh dan pelaku seni di Kota Denpasar.

Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan penampilan seluruh Duta Seni Kota Denpasar selama mengikuti PKB ke-48. Menurutnya, capaian yang diraih tidak hanya menjadi hasil dari proses berkesenian, tetapi juga bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas seni dan kreativitas para seniman Denpasar.

“Terlepas dari capaian yang diraih, para Duta Kota Denpasar telah tampil maksimal dalam gelaran PKB ke-48. Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus mendukung para seniman di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Ia berharap evaluasi yang dilakukan dapat menjadi pijakan untuk mempersiapkan para Duta Seni Denpasar menghadapi PKB pada tahun-tahun mendatang.

“Semoga melalui evaluasi dan persiapan yang lebih matang, Duta Kesenian Kota Denpasar dapat tampil semakin baik pada gelaran Pesta Kesenian Bali di tahun-tahun mendatang,” imbuhnya.

Ikuti 20 Materi PKB

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara menjelaskan, Duta Kesenian Kota Denpasar mengikuti PKB ke-48 yang berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026 di Taman Budaya Bali (Art Center) Denpasar.

Dari 21 materi PKB yang digelar di tingkat Provinsi Bali, Duta Kota Denpasar ambil bagian dalam 20 materi. Keikutsertaan tersebut terdiri atas satu materi pawai atau Peed Aya, 10 materi parade atau Utsawa, tiga materi pagelaran atau Rekasadana, serta enam materi lomba atau Wimbakara.

Dari enam materi lomba yang diikuti, kontingen Denpasar berhasil meraih sejumlah prestasi. Di antaranya Juara I Lomba Taman Penasar, Juara I Lomba Bapang Barong Ket, Juara II Lomba Mesatua Bali, Juara II Lomba Mewarnai, serta Juara III Lomba Gender Wayang Anak-anak.

Selain itu, Duta Seni Denpasar juga meraih sejumlah juara harapan dalam Lomba Seni Lukis Wayang Klasik dan Mesatua Bali.

“Secara keseluruhan, Duta Kota Denpasar berhasil meraih dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi dan semangat para seniman Kota Denpasar dalam mengikuti PKB ke-48 Tahun 2026,” jelas Raka.

Siapkan Duta Seni untuk PKB 2027

Raka mengatakan hasil evaluasi PKB ke-48 akan menjadi bahan penting dalam mempersiapkan keikutsertaan Duta Kesenian Kota Denpasar pada PKB ke-49 Tahun 2027.

Persiapan akan dilakukan lebih matang agar para seniman Denpasar memiliki ruang yang lebih luas untuk mengembangkan karya sekaligus mengaktualisasikan kreativitas sesuai tema sentral PKB.

“Untuk PKB ke-49 Tahun 2027, tentu akan dipersiapkan lebih matang dan maksimal. Harapannya, para seniman kita dapat berkarya dan mengaktualisasikan karyanya dengan lebih baik, sekaligus mengimplementasikan tema sentral PKB,” ungkapnya.

PKB ke-49 Tahun 2027 sendiri mengusung tema “Wana Kerthi: Byana Sandharana Loka” yang bermakna “Hutan Penyangga Kehidupan”.

Tema tersebut nantinya menjadi salah satu pijakan dalam pengembangan serta penyajian karya seni pada pelaksanaan PKB tahun mendatang. Bagi Duta Seni Kota Denpasar, evaluasi PKB ke-48 sekaligus menjadi momentum untuk menyiapkan karya yang lebih kreatif, relevan, dan mampu merepresentasikan semangat seni serta budaya Bali. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini