Foto: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang menjadi arena berjualan saat Car Free Day (CFD), Minggu (6/9) pagi.
Denpasar, KabarBaliSatu
Warga Kota Denpasar yang aktif menjaga kebersihan lingkungan mendapatkan apresiasi berupa beras 5 kilogram. Apresiasi tersebut diserahkan langsung saat monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi.
Insentif bahan pokok ini diberikan kepada warga yang sigap melaksanakan kegiatan bersih-bersih di telajakan rumah masing-masing. Penyerahan bantuan diserahkan oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.
“Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, gotong royong, dan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan,” ujar perwakilan Tim Monev di sela-sela kegiatan.
Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu ini dirancang tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Program ini ditujukan untuk memperkuat kepedulian sosial, menghidupkan kembali semangat gotong royong dari lingkungan rumah hingga masyarakat, serta menjadikan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Di lokasi terpisah pada hari yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang menjadi arena berjualan saat Car Free Day (CFD).
Dalam tinjauan tersebut, Ny. Putri Koster menyoroti masih banyaknya sampah yang berserakan dan belum mendapat perhatian maksimal. Ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan arena, terlebih saat pelaksanaan CFD berlangsung. (kbs)

