Foto: Bupati Satria menemui Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Dr. Ely Kusumastuti, S.H., M.H., di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Selasa (4/8).
Surabaya, KabarBaliSatu
Pemerintah Kabupaten Klungkung terus memantapkan langkah proaktif dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Guna memperkuat sistem pencegahan korupsi di lingkungan birokrasi, Bupati Klungkung I Made Satria menemui Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Dr. Ely Kusumastuti, S.H., M.H., di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Selasa (4/8).
Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan sinergi pencegahan penyalahgunaan wewenang serta koordinasi pengawasan internal di seluruh jajaran birokrasi Pemkab Klungkung. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja aman dan konsisten berpedoman pada regulasi yang berlaku.
Bupati Satria menegaskan bahwa pendampingan serta arahan dari KPK RI menjadi elemen vital untuk meminimalisasi celah pelanggaran hukum dan mempercepat reformasi birokrasi di daerah.
“Terimakasih atas sambutan hangat dan arahan Ibu Deputi. Ke depan saya sangat berharap melalui koordinasi ini birokrasi di Kabupaten Klungkung semakin sehat, bebas dari korupsi serta mampu memberikan pelayanan optimal kepada kesejahteraan masyarakat,” harap Bupati Satria.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya komitmen kolektif seluruh ASN dalam menjaga integritas, khususnya pada area rentan seperti pengelolaan keuangan daerah dan pelayanan publik.
“Saya berharap seluruh jajaran birokrasi di Kabupaten Klungkung agar bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel. Hal terpenting, pastikan setiap langkah dan kebijakan yang diambil berjalan bersih, aman, serta sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Dr. Ely Kusumastuti, S.H., M.H., menyambut positif inisiatif Pemkab Klungkung. Pihaknya menggarisbawahi beberapa poin krusial dalam upaya pencegahan korupsi, di antaranya optimalisasi pencegahan diri melalui implementasi sistem monitoring yang terukur, serta penajaman peran dinas terkait sebagai pengawas garda terdepan guna mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini.
“Saya sangat menyambut baik kunjungan Bapak Bupati ini. Ke depan kami akan terus melakukan pendampingan untuk memastikan agar birokrasi di Kabupaten Klungkung berjalan dengan sebaik-baiknya dan berpedoman pada regulasi yang berlaku,” ucapnya. (kbs)

