BerandaDaerahTurnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026 Denpasar Resmi Ditutup, Desa Tegal Kertha...

Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026 Denpasar Resmi Ditutup, Desa Tegal Kertha dan Sumerta Kaja Sabet Juara

Wahana Pembibitan Atlet Berprestasi Sekaligus Penguatan Kolaborasi Sadar Pajak Sejak Dini

Foto: Pelaksanaan penutupan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026 yang ditandai dengan penyerahan piala, piagam, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali di Graha Yowana Suci Denpasar, Sabtu (18/7) petang. 

 

Denpasar, KabarBaliSatu

Gelaran Turnamen Tenis Meja serangkaian Hari Pajak Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi berakhir. Laga puncak yang digelar di Graha Yowana Suci Denpasar pada Sabtu (18/7) petang tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, kolaborasi antarpemangku kepentingan, sekaligus wadah pembibitan atlet tenis meja di Kota Denpasar.

Penutupan turnamen ditandai dengan penyerahan piala, piagam, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali kepada para pemenang.

Persaingan sengit terjadi di kategori antar desa. Pada Kategori Beregu Antar Desa, Desa Tegal Kertha sukses keluar sebagai Juara I, disusul Kelurahan Panjer di posisi Juara II, serta Juara III bersama yang diraih oleh Desa Dauh Puri Kelod dan Desa Ubung Kaja.

Sementara itu, pada Kategori Ganda Antar Desa, gelar Juara I berhasil disabet oleh Desa Sumerta Kaja. Posisi Juara II ditempati Kelurahan Dauh Puri, sedangkan Juara III bersama diraih oleh Desa Peguyangan Kaja dan Desa Dauh Puri Kauh.

Selain kategori antar desa, turnamen ini juga menelurkan talenta-talenta muda berbakat di kategori pelajar U-13 dan U-19.

Kategori Pelajar Putra U-13 Tahun: Juara I diraih Kadek Bayu Nararya Satya, Juara II I Made Gede Rafa Laksmana Wira Cahyana, serta Juara III bersama oleh I Kadek Danesha Artha Suputra dan Danur Eka Pratama.

Kategori Pelajar Putri U-13 Tahun: Juara I diraih Putu Aricia Trisnayu, Juara II Ni Putu Prasida Putri Wibawa, serta Juara III bersama oleh Ni Komang Meida Sasmita Prastesya dan Ni Putu Bintang Gustiani.

Kategori Pelajar Putra U-19 Tahun: Juara I diraih Komang Andri Vandita, Juara II I Kadek Alit Putra Yasa, serta Juara III bersama oleh I Made Yuga Praditya dan Kadek Yoga Priananta Chandra Bhuwana.

Kategori Pelajar Putri U-19 Tahun: Juara I diraih Ni Putu Nanda Kharisma Artha Dewi, Juara II Putu Putri Indah Cahyani, serta Juara III bersama oleh Vidi Prasinta Dewi dan Dewa Ayu Oso Surya Harum Genetri.

Seluruh pemenang di atas berhak memperoleh hadiah berupa piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, serta tabungan dari Bank BPD Bali.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya turnamen ini. Ia menegaskan bahwa ajang ini memiliki potensi besar dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi.

“Penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini juga menjadi wahana pembibitan atlet serta ajang menjaring atlet-atlet berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Denpasar. Terlebih, tenis meja merupakan olahraga yang sangat dekat dan dikenal luas oleh masyarakat sehingga memiliki potensi besar dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Hari Pajak merupakan momentum strategis untuk mengingat kembali peran penting pajak sebagai tulang punggung pembiayaan pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang terus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak. Kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan wujud kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Denpasar yang kita cintai,” tambahnya.

Di sisi lain, Sekretaris Bapenda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, menjelaskan bahwa pemilihan olahraga tenis meja ini tidak lepas dari nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi yang selaras dengan semangat membangun kepatuhan pajak. Pihaknya berharap ajang ini bisa menjadi agenda tahunan Kota Denpasar.

“Kami berharap Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong, kolaborasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” kata Dewa Rai.

Selain mempererat tali silaturahmi antar-stakeholder perpajakan, turnamen ini juga dimanfaatkan sebagai media edukasi sejak dini bagi generasi muda mengenai pentingnya kontribusi pajak terhadap kemajuan daerah.

“Turnamen ini juga kami gunakan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya membayar pajak. Sebab, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik,” pungkasnya. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini