Foto: Gubernur Bali, Wayan Koster memberikan welcome speech, sekaligus menjadi panelis dalam acara Indonesia Solar Summit (ISS) 2026 yang digelar di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali, pada Selasa (14/7/2026).
Denpasar, KabarBaliSatu
Keberanian Provinsi Bali dalam menancapkan fondasi hukum transisi energi secara mandiri melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih dan Pergub Nomor 48 Tahun 2019 tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) berhasil menarik perhatian dunia internasional.
Komitmen hilirisasi energi hijau tersebut membawa Gubernur Bali, Wayan Koster, diundang secara khusus sebagai pembicara dalam ajang bergengsi London Climate Action Week di Inggris baru-baru ini.
Agenda internasional yang didukung oleh Bloomberg Philanthropies tersebut mempertemukan para pemimpin global guna merumuskan percepatan penanganan krisis iklim. Koster menyebutkan bahwa mainstream kebijakan ekosistem hijau yang dirancang di Bali ternyata berjalan selaras dengan visi global yang diserukan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.
“Kebijakan Bali Energi Bersih dan transportasi listrik kita mendapat perhatian dari Bloomberg Philanthropies sehingga saya diundang ke London Climate Action Week. Saya bangga karena pidato Sekjen PBB Antonio Guterres sebagian isinya sama dengan apa yang kita lakukan di Bali. Cara berpikir kita sudah sama dengan mainstream global,” ungkap Koster saat memberikan welcome speech, sekaligus menjadi panelis dalam acara Indonesia Solar Summit (ISS) 2026 yang digelar di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali, pada Selasa (14/7/2026).
Sebagai bentuk tindak lanjut di tingkat lokal, Bali tidak ingin kehilangan momentum. Mulai bulan Agustus tahun ini, pemerintah daerah bersama berbagai elemen, termasuk dukungan dari Institute for Essential Services Reform (IESR), akan melangsungkan gerakan kampanye dan aksi percepatan penggunaan transportasi bersih berbasis baterai serta implementasi solar panel di berbagai sektor fasilitas publik demi mencapai target pembersihan udara secara total.
“Bulan Agustus ini, kita akan mulai gencar melakukan kampanye dan aksi percepatan penggunaan energi bersih serta transportasi listrik berbasis baterai secara massal. Kita siap melompat demi warga kita,” tutup Koster. (kbs)

