Foto: Penampilan salah satu seniman.
Denpasar, KabarBaliSatu
Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali mulai mematangkan persiapan pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) 2026 yang akan digelar bersamaan dengan penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Sabtu (11/7/2026).
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I.B. Alit Suryana, mengatakan berbagai persiapan terus dilakukan melalui serangkaian rapat koordinasi. Pembahasan meliputi penyusunan konsep acara, pembagian tugas panitia, penetapan jadwal, penentuan pengisi acara, hingga format pembukaan festival.
Menurutnya, seluruh rangkaian dipersiapkan secara matang agar pembukaan FSBJ berlangsung optimal dan menjadi awal yang kuat bagi perhelatan seni modern terbesar di Bali tersebut.
Alit menegaskan, setiap sanggar maupun kelompok seni yang akan tampil pada pembukaan FSBJ wajib melalui proses kurasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas pertunjukan sekaligus menjaga standar artistik festival.
“Sanggar atau kelompok yang akan tampil dikurasi terlebih dahulu,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).
FSBJ 2026 mengusung tema yang sama dengan PKB XLVIII, yakni “Atma Kerthi: Jiwa Sida Jiwana Prasuddha” yang bermakna Memuliakan Jiwa Paripurna. Kesamaan tema tersebut diharapkan menjadi benang merah yang menghubungkan penutupan PKB dengan pembukaan FSBJ, sekaligus memperkuat pesan kebudayaan yang ingin disampaikan sepanjang rangkaian festival.
Alit menjelaskan, apabila PKB menjadi ruang pelestarian seni tradisi Bali, maka Festival Seni Bali Jani hadir sebagai wadah apresiasi sekaligus pengembangan seni modern, seni kontemporer, dan berbagai karya kreatif yang mencerminkan dinamika kebudayaan masa kini.
Festival Seni Bali Jani 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai 11 hingga 25 Juli 2026. Beragam agenda telah disiapkan, mulai dari lomba, pagelaran seni, utsawa, pameran, hingga penganugerahan Bali Jani Nugraha sebagai bentuk penghargaan kepada insan seni yang berkontribusi dalam perkembangan seni modern dan kontemporer di Bali.
“Begitu PKB ditutup sekalian pembukaan Festival Seni Bali Jani,” pungkas Alit. (kbs)

