BerandaDaerahAkselerasi Green Island 2030, Bupati Satria Gandeng VinFast Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik...

Akselerasi Green Island 2030, Bupati Satria Gandeng VinFast Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik di Nusa Penida

Langkah Strategis Percepat Transisi Energi Bersih Menuju Nusa Penida sebagai Kawasan Wisata Berkelanjutan Dengan Target 100 Persen Energi Hijau Pada 2030

Foto: Bupati Satria melakukan kunjungan kerja ke kantor produsen kendaraan listrik global, VinFast, di Jakarta, Selasa (30/6).

Klungkung, KabarBaliSatu

Pemerintah Kabupaten Klungkung terus bergerak cepat mewujudkan komitmen transisi energi bersih melalui percepatan program Green Island Nusa Penida 2030. Salah satu langkah strategis dilakukan Bupati Klungkung, I Made Satria, dengan melakukan kunjungan kerja ke kantor produsen kendaraan listrik global, VinFast, di Jakarta, Selasa (30/6).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Satria didampingi Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya. Rombongan Pemerintah Kabupaten Klungkung diterima langsung oleh jajaran pimpinan VinFast, yakni Deputy CEO of Mobility Services Operations Mrs. Nguyen Ngoc Thuy Linh, GSM Carbiz B2B Manager Stevani Albertin, serta RVE Director Raymond Wibisono.

Pertemuan tersebut difokuskan pada penjajakan kerja sama dalam mendukung percepatan implementasi program Green Island di Nusa Penida, yang ditargetkan menjadi kawasan dengan 100 persen energi hijau (Green Energy) pada tahun 2030.

Bupati Klungkung, I Made Satria, mengatakan pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan penting untuk segera menyusun surat permohonan pembahasan kerja sama resmi antara VinFast dan Pemerintah Kabupaten Klungkung.

“Kami berkomitmen penuh melakukan percepatan program Green Island di Nusa Penida. Fokus utama kami saat ini adalah transisi menuju kawasan pariwisata berkelanjutan melalui penerapan mobilitas hijau berbasis kendaraan listrik, yang akan kami jadikan sebagai proyek percontohan (pilot project),” ujar Bupati Satria.

Sebagai langkah konkret dalam mengakselerasi program tersebut, peluncuran kerja sama direncanakan dipusatkan di Nusa Penida. Agenda peluncuran juga akan dirangkaikan dengan penentuan titik pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Keberadaan SPKLU nantinya akan menjadi infrastruktur penting bagi pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Nusa Penida. Fasilitas ini akan berfungsi layaknya SPBU, namun dikhususkan untuk pengisian daya baterai mobil maupun sepeda motor listrik yang beroperasi di kawasan tersebut.

Mengenai jadwal peluncuran, Pemerintah Kabupaten Klungkung dan VinFast sepakat akan menetapkannya setelah seluruh proses administrasi dan legalitas kerja sama rampung diselesaikan.

Selain membangun ekosistem kendaraan listrik, Pemerintah Kabupaten Klungkung juga menegaskan bahwa program Green Island Nusa Penida akan didukung pembenahan berbagai infrastruktur esensial lainnya. Langkah tersebut meliputi perbaikan akses jalan induk di Nusa Penida serta penyediaan fasilitas air bersih yang memadai guna menunjang kenyamanan destinasi wisata kelas dunia tersebut.

Melalui sinergi antara pengembangan mobilitas ramah lingkungan dan pembangunan infrastruktur pendukung, Nusa Penida diharapkan mampu menjadi pelopor kawasan wisata hijau yang mandiri energi, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan di masa depan. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini